Media Kampung – Presiden Bolivia, Rodrigo Paz, mengambil langkah strategis dengan menunjuk Ernesto Justiniano sebagai Menteri Pertahanan yang baru, menggantikan Marcelo Salinas yang mengundurkan diri di tengah gelombang protes besar yang berlangsung selama lebih dari satu bulan.

Pergeseran jabatan ini terjadi setelah aksi demonstrasi massif yang menyebabkan blokade jalan di banyak wilayah, terutama di kota La Paz dan sekitarnya, memicu kekurangan bahan pokok, obat-obatan, dan oksigen medis di rumah sakit-rumah sakit utama. Demonstran, yang terdiri dari pekerja, petani, dan guru, menuntut Presiden Paz untuk mundur dan meminta pemerintah mengambil langkah konkret untuk mengatasi krisis ekonomi terburuk dalam empat dekade terakhir di Bolivia.

Ernesto Justiniano, yang sebelumnya dikenal sebagai menteri muda dan tokoh anti-narkoba, menyatakan fokus utamanya adalah memulihkan kondisi normal di negara tersebut. Ia menegaskan bahwa prioritas pertama adalah membuka akses jalan di kota-kota besar, memastikan ketersediaan pasokan penting, serta layanan medis yang kritis dapat dijangkau oleh masyarakat.

Pengunduran diri Menteri Pertahanan Marcelo Salinas dan Menteri Pendidikan Beatriz Garcia pada 2 Juni 2026 menandai eskalasi krisis politik yang mengancam stabilitas pemerintahan Presiden Paz. Pekan-pekan sebelumnya, Presiden yang didukung oleh Amerika Serikat itu memperingatkan bahwa Bolivia berada di “titik kritis” dan tidak menutup kemungkinan deklarasi keadaan darurat serta penggunaan militer untuk mengendalikan situasi jika protes terus berlanjut.

Secara resmi, pemerintah Bolivia mencatat hampir 100 aksi blokade jalan yang tersebar di berbagai wilayah, meningkat hampir dua kali lipat dibandingkan dua minggu sebelumnya. Blokade ini berdampak luas pada distribusi makanan, obat-obatan, dan bahan bakar, khususnya di pusat pemerintahan La Paz dan kota El Alto yang berdekatan.

Situasi yang semakin memanas ini menunjukkan tantangan besar yang harus dihadapi oleh kabinet baru Presiden Paz, termasuk Menteri Pertahanan Ernesto Justiniano, dalam mengembalikan ketertiban dan menstabilkan kondisi sosial-ekonomi di Bolivia.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.