Media Kampung – Kementerian Pertahanan Rusia mengumumkan pengiriman amunisi nuklir ke wilayah Belarusia sebagai bagian dari latihan militer yang melibatkan lebih dari 64.000 personel. Latihan ini bertujuan untuk menguji kesiapan dan prosedur operasional penggunaan kekuatan nuklir di kawasan tersebut.

Dalam sebuah unggahan di media sosial pada Kamis (21/5/2026), kementerian menyampaikan bahwa brigade rudal di Belarusia tengah memuat amunisi khusus ke kendaraan peluncur sistem rudal Iskander-M. Rudal balistik jarak pendek ini dipersiapkan untuk digerakkan secara rahasia ke lokasi latihan yang sudah ditentukan.

Video yang dirilis oleh Kementerian Pertahanan Rusia menunjukkan truk-truk yang melintas di area berhutan membawa peluncur rudal dengan amunisi yang diduga spesifik untuk latihan nuklir. Langkah ini dipandang dapat menimbulkan reaksi dari Ukraina dan negara-negara Eropa mengingat sensitivitas materi yang dibawa serta lokasi yang berdekatan.

Sementara itu, pihak Kementerian Pertahanan Belarusia menyatakan kerja sama erat dengan Rusia selama latihan berlangsung. Mereka menegaskan bahwa kegiatan tersebut difokuskan pada konfirmasi prosedur pengangkutan dan penggunaan hulu ledak nuklir secara operasional.

Belarusia sendiri sebelumnya telah mengumumkan penempatan rudal balistik jarak menengah Oreshnik buatan Rusia pada Desember tahun lalu. Rudal ini dikenal mampu membawa hulu ledak nuklir dan menunjukkan peningkatan signifikan dalam kapabilitas pertahanan negara tersebut.

Latihan yang berlangsung selama tiga hari itu menjadi bagian dari persiapan kekuatan nuklir gabungan Rusia dan Belarusia. Kegiatan ini dilaksanakan di tengah ketegangan geopolitik yang menyoroti pentingnya kesiapsiagaan dan strategi militer kedua negara.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.