Media Kampung – Rusia akan meluncurkan roket kargo Progress 95 besok untuk mengirim tiga ton logistik ke Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS), mendukung kru Roscosmos yang tengah menjalankan misi jangka panjang.

Peluncuran dijadwalkan pada pukul 18:21 EDT (05:21 WIB) dari Cosmodrome Baikonur, dan akan disiarkan secara langsung oleh NASA melalui platform YouTube resmi mereka.

Progress 95 merupakan pesawat kargo tak berawak yang dirancang untuk mengangkut bahan makanan, perbekalan, dan bahan bakar, serta perangkat ilmiah ke modul Zvezda di bagian belakang ISS.

Setelah menempuh perjalanan selama dua hari, progres ini diperkirakan akan berlabuh pada tanggal 28 April, tepat di zona docking modul Zvezda, memudahkan transfer barang oleh kru internasional.

Rusia memperkirakan muatan sebesar tiga ton mencakup 1.2 ton makanan, 0.8 ton oksigen cair, 0.6 ton bahan bakar propelan, serta peralatan penelitian yang akan digunakan dalam eksperimen mikrogravitasi.

Kepala Departemen Program Manusia Roscosmos, Sergei Krikalev, menyatakan, ‘Pengiriman ini esensial untuk menjaga keberlangsungan hidup kru dan kelancaran operasi ilmiah di stasiun.’

ISS telah menjadi laboratorium orbit yang mendukung kolaborasi ilmiah antara NASA, ESA, Roscosmos, JAXA, dan badan antariksa lainnya selama lebih dari dua dekade.

Stasiun tersebut berperan sebagai platform untuk menguji teknologi penerbangan manusia, termasuk sistem dukungan kehidupan, yang menjadi landasan program Artemis Amerika Serikat serta rencana misi berawak ke Mars.

Progress 95 diperkirakan akan tetap terikat pada ISS selama tujuh bulan, menyediakan layanan pasokan rutin sebelum kembali ke atmosfer Bumi untuk dibakar bersama sampah orbit.

Prosedur pendaratan kembali melibatkan pembukaan venting dan manuver deorbit, di mana sisa pesawat akan terbakar di atas Samudra Pasifik, meminimalkan risiko puing terhadap wilayah daratan.

Langkah ini menegaskan komitmen Rusia dalam program luar angkasa internasional, sekaligus memperkuat hubungan kerja sama dengan mitra-mitra ISS di tengah dinamika geopolitik global.

Dengan progres ini, kru ISS akan terus menjalankan eksperimen ilmiah dan pemeliharaan stasiun hingga akhir tahun, sementara persiapan misi berikutnya terus berlangsung.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.