Media Kampung – Jogjakarta Communication Conference (JCC) 2026 menegaskan pentingnya kolaborasi global dalam ilmu komunikasi, menyoroti peran sinergi internasional untuk memperkuat riset dan kebijakan publik.
Acara berlangsung dari 15 hingga 17 April 2026 di Yogyakarta, mengumpulkan sekitar 250 peserta yang berasal dari lebih dua puluh negara.
Peserta meliputi akademisi, peneliti, mahasiswa, pembuat kebijakan, serta perwakilan organisasi non‑pemerintah yang berfokus pada bidang komunikasi.
Dengan tema “Kolaborasi Global untuk Inovasi Komunikasi”, konferensi menargetkan pertukaran pengetahuan, pengembangan metodologi bersama, serta pembuatan jaringan riset lintas batas.
“Kolaborasi lintas negara menjadi kunci inovasi dalam ilmu komunikasi,” ujar Dr. Ahmad Syarif, ketua panitia JCC 2026, menekankan pentingnya kerja sama dalam menghadapi tantangan media modern.
Rangkaian acara mencakup lima sesi plenary, delapan lokakarya praktis, serta panel diskusi yang membahas digitalisasi media, etika jurnalistik, dan komunikasi pembangunan.
Peneliti dari Indonesia, Jepang, dan Brazil mempresentasikan temuan tentang dampak algoritma media sosial terhadap opini publik, sementara tim dari Kenya dan Norwegia meneliti strategi komunikasi krisis di wilayah rawan bencana.
Beberapa proyek kolaboratif lahir selama konferensi, termasuk studi perbandingan penggunaan platform video pendek di Asia Tenggara dan Afrika, serta pengembangan kurikulum komunikasi lintas budaya.
JCC 2026 melanjutkan tradisi konferensi tahunan sejak 2015 yang selalu menekankan integrasi perspektif internasional dalam kajian komunikasi.
Penguatan jaringan global diharapkan meningkatkan kualitas publikasi ilmiah, memperluas akses data, dan memberikan kontribusi nyata bagi kebijakan komunikasi di tingkat regional maupun nasional.
Hasil makalah dan laporan kerja sama akan dipublikasikan dalam jurnal resmi JCC pada akhir tahun, sementara panitia sudah merencanakan edisi 2027 dengan fokus pada kecerdasan buatan dalam media.
Sejauh ini, peserta melaporkan kepuasan tinggi atas kesempatan bertukar ide, dan JCC 2026 tetap menjadi platform utama bagi pengembangan ilmu komunikasi berbasis kolaborasi global.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan