Media Kampung – Film horor Korea Selatan berjudul Taboo: The Silent Day menjadi perbincangan hangat karena mengangkat tradisi Hari Raya Nyepi di Bali sebagai latar cerita. Film ini juga melibatkan aktris Indonesia dalam jajaran pemainnya, menambah daya tarik bagi penonton Tanah Air.
Disutradarai oleh Park Kyung Kun, yang sebelumnya dikenal sebagai sinematografer film kolaborasi Indonesia-Korea The Verdict, Taboo: The Silent Day menjadi debut penyutradaraannya. Film ini diproduksi oleh Showbox, rumah produksi Korea di balik kesuksesan film horor Exhuma.
Kisahnya berpusat pada sekelompok turis Korea yang berlibur di Bali tepat saat persiapan Hari Raya Nyepi. Mereka dengan sengaja mengabaikan aturan adat dan larangan selama Nyepi, seperti tidak boleh bepergian, menyalakan lampu, atau mencari hiburan. Akibatnya, kekuatan gelap terbangun dan meneror mereka sepanjang sisa liburan.
Versi lain menyebutkan teror dimulai ketika para turis secara tidak sengaja memecahkan guci misterius yang melepaskan roh pendendam tepat saat Nyepi berlangsung. Situasi semakin mencekam karena selama Nyepi seluruh aktivitas dilarang, membuat mereka tidak bisa ke mana-mana atau meminta pertolongan.
Film ini menghadirkan chemistry lintas negara dengan melibatkan aktor Korea dan sejumlah artis Indonesia ternama. Sayangnya, daftar lengkap pemain Indonesia belum diumumkan secara resmi.
Trailer perdana Taboo: The Silent Day menuai perdebatan di kalangan netizen. Banyak yang mengkritik penggunaan Hari Raya Nyepi sebagai latar film horor karena dinilai kurang sensitif terhadap makna sakral perayaan tersebut. Meski demikian, film ini tetap dinantikan karena menawarkan premis unik yang memadukan horor dengan budaya Bali.
Jadwal tayang resmi film ini belum diumumkan. Namun, Taboo: The Silent Day rencananya akan tayang perdana di Festival Film Fantastis Internasional Bucheon (BIFAN) ke-30 yang diselenggarakan pada 2–12 Juli 2026 di Bucheon, Korea Selatan.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.





Tinggalkan Balasan