Media Kampung – Untuk pertama kalinya, sang desainer misterius Martin Margiela akhirnya melepas koleksi arsip pribadinya ke publik. Lelang yang belum pernah terjadi sebelumnya ini akan digelar di Paris pada Juli 2026, menampilkan lebih dari 150 karya yang mencakup perjalanan kreatifnya dari 1987 hingga 2008.

Lelang ini dikelola oleh Maurice Auction bersama Kerry Taylor Auctions. Koleksi tersebut meliputi karya ikonik, prototipe, sketsa, dan benda pribadi, termasuk karya langka dari masa kerjanya di Hermès antara 1998 hingga 2004 yang diambil dari lemari pakaian pribadi ibunya, Léa Bouchet.

Martin Margiela dikenal karena anonimitasnya sepanjang karier. Ia menolak wawancara dan foto, mengalihkan fokus pada merek dan pakaian. Namun, musim panas ini ia memutuskan untuk memberikan sekilas pandangan ke dalam arsip pribadinya.

“Setelah bertahun-tahun memindahkan materi arsip dari satu tempat ke tempat lain dan meminjamkannya untuk pameran, saya merasa sudah waktunya untuk melepaskan sebagian dari memorabilia mode saya,” ujar Martin dalam pernyataan resmi.

Juru lelang Salomé Pirson menyebut acara ini sangat penting secara historis. “Keterlibatan langsungnya, dikombinasikan dengan komitmen legendarisnya terhadap anonimitas, menjadikan acara ini sangat penting. Ini bukan hanya penjualan karya langka, tetapi tindakan yang disengaja oleh seorang seniman yang selalu menghindari sorotan,” katanya.

Beberapa barang unggulan dalam lelang antara lain blouse blanche, celemek katun yang dikenakan staf, dan sepasang sepatu Tabi yang dicat putih dari pameran kelompok pertama di museum Galliera, Paris. Sepatu tersebut ditandatangani oleh pengunjung. Juga ada wig berponi lepas dari peragaan busana 2020, pakaian rajut Hermès, dan boneka Barbie Margiela.

Lelang dijadwalkan pada 9 Juli, dengan pameran penayangan awal di lokasi rahasia di Paris dari 4 hingga 8 Juli. Katalog akan tersedia pada pertengahan Juni.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.