Media Kampung – Julien Dossena resmi meninggalkan Rabanne, rumah mode avant-garde asal Prancis, setelah 13 tahun memimpin sebagai direktur kreatif. Pihak rumah mode mengumumkan bahwa penggantinya akan diumumkan pada waktu yang tepat.

Perjalanan Karier Julien Dossena

Julien Dossena bergabung dengan Rabanne—saat itu masih bernama Paco Rabanne—pada 2013 di usia 30 tahun. Lulusan La Cambre, Brussel, ia memulai kariernya di Balenciaga di bawah arahan Nicolas Ghesquière pada 2008. Ia sempat meluncurkan label ready-to-wear sendiri, Atto, yang menjadi finalis LVMH Prize 2014, sebelum menutupnya untuk fokus penuh di Rabanne.

Baca juga:

Revitalisasi Rabanne di Bawah Julien Dossena

Selama kepemimpinannya, Julien berhasil membawa identitas surealis dan space-age khas Rabanne ke dalam konteks modern. Ia mengeksplorasi material seperti plastik, logam, vinil, dan renda, tanpa terpaku pada estetika retro-futuristik. Koleksi terakhirnya untuk Rabanne, Fall 2026, memadukan gaun chainmail dengan lace chemise dan rajutan jacquard berlapis. Sementara koleksi Spring 2026 menghadirkan interpretasi baru atas bandeau bergaya pakaian renang.

Dampak dan Pengakuan

Pengaruh Julien tercermin dari deretan selebriti pengagum setianya. Michelle Obama mengenakan set denim oranye Rabanne, Sabrina Carpenter tampil di Met Gala 2022 dengan desainnya, dan Beyoncé memesan tampilan chainmail khusus untuk tur Cowboy Carter. Suki Waterhouse, Dua Lipa, dan Miley Cyrus juga kerap mengenakan kreasinya.

Baca juga:

Dalam pernyataan resmi, Julien mengucapkan terima kasih kepada keluarga Puig dan seluruh tim atas dukungan selama 13 tahun. Ana Trias, President of Prestige Fashion Brands di Puig, menyebut Julien telah membentuk era baru bagi Rabanne dengan visi yang unik dan relevan secara global.

Hingga saat ini, Julien belum mengungkapkan langkah selanjutnya. Industri mode menantikan perjalanan kreatifnya setelah menutup babak penting di Rabanne.

Baca juga:

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.