Media KampungSuki Waterhouse meluncurkan album studio ketiganya berjudul “Loveland” yang akan dirilis pada 10 Juli 2026 melalui Island Records. Album ini memuat 14 lagu yang mengisahkan perjalanan emosional tentang cinta, kerinduan, dan dinamika hubungan yang tidak selalu mulus.

Setelah sukses dengan album sebelumnya “Memoir of a Sparklemuffin” pada 2024, “Loveland” menjadi rilisan penuh Waterhouse yang menghadirkan cerita cinta dari berbagai sudut pandang. Ia menggambarkan album ini sebagai ruang transisi pribadi, di mana dirinya berdiri di tengah pergantian antara versi lama dan sosok baru yang sedang berkembang.

Dalam pengerjaan album ini, Suki menggandeng sejumlah musisi ternama seperti Amy Allen, Aaron Dessner, Joel Little, Dan Wilson, serta rekan lama Jules Apollinaire dan Natalie Findlay. Kolaborasi ini menghasilkan perpaduan musik yang kaya dan mendalam, sekaligus mengekspresikan dua sisi cinta: euforia yang memabukkan dan kebutuhan akan ketenangan yang stabil.

Sebelum album resmi dirilis, Suki telah menghadirkan dua single sebagai pemanasan. Single kedua berjudul “Tiny Raisin” dirilis pada 24 April 2026 setelah “Back in Love” yang keluar sebulan sebelumnya. Lagu “Tiny Raisin” ditulis bersama Gabe Simon, Carrie K, dan Steph Jones, dengan produksi dari Gabe Simon dan Carrie K.

Secara musikal, “Tiny Raisin” mendapat pujian karena komposisi manisnya yang diperkuat oleh permainan instrumen Gabe Simon dan Carrie K serta vokal latar Steph Jones. Lagu ini juga dirilis bersamaan dengan visualizer yang disutradarai oleh Sabra Binder. Suki menjelaskan bahwa lagu ini adalah sebuah tembang cinta yang jujur dan tidak sempurna, menekankan bahwa cinta sejati sering kali hadir dalam bentuk yang kacau dan tidak ideal, namun terasa nyata karena kejujuran yang apa adanya.

Karier musik Suki Waterhouse mengalami perkembangan signifikan setelah dua album pertamanya dirilis secara independen melalui Sub Pop. Pada tahun 2025, ia bergabung dengan Island Records, sebuah label besar yang menaungi artis-artis seperti Sabrina Carpenter dan Chappell Roan. Dengan demikian, “Loveland” menjadi album pertamanya yang dirilis di bawah payung label besar tersebut.

Meski banyak penggemar menantikan tur untuk mendukung album ini, Suki belum mengumumkan jadwal tur resmi. Namun, beberapa media Barat dan sumber terpercaya menyebutkan bahwa ia akan tampil di sejumlah festival musim panas, termasuk Lollapalooza di Chicago pada Juli 2026, bertepatan dengan perilisan album barunya.

Dengan “Loveland”, Suki Waterhouse menyajikan karya yang tidak hanya menggambarkan keindahan cinta, tetapi juga kompleksitas dan ketidaksempurnaan yang melekat di dalamnya. Album ini memberikan ruang bagi pendengarnya untuk merasakan dan memahami berbagai nuansa cinta yang sering kali tidak tertangkap oleh definisi romantis pada umumnya.

Keberadaan “Loveland” di tengah karier musik Waterhouse menandai babak baru yang lebih matang dan penuh refleksi. Album ini diharapkan dapat menarik perhatian penggemar lama maupun pendengar baru yang mencari karya musik yang menyentuh dan autentik.

Secara keseluruhan, “Loveland” bukan hanya sekadar album musik, melainkan juga sebuah perjalanan emosional yang mengajak pendengarnya menelusuri sisi cinta yang tak selalu sempurna namun sangat manusiawi.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.