Media Kampung – Restwear, sebuah istilah baru dalam dunia fashion, siap menggantikan loungewear sebagai pakaian pilihan untuk momen istirahat yang lebih bermakna. Konsep ini diperkenalkan oleh Marks & Spencer untuk menggambarkan busana yang dirancang khusus untuk menemani waktu-waktu santai di sekitar tidur, pagi hari yang tenang, sore yang damai, dan relaksasi di antaranya.

Berbeda dengan loungewear yang sering dikaitkan dengan kebiasaan menonton atau bermain ponsel, restwear menawarkan pendekatan yang lebih sadar. Pakaian ini menjadi simbol untuk memprioritaskan diri sendiri dan kesejahteraan, bukan sekadar kenyamanan pasif.

Perayaan Global Wellness Day bulan ini turut menyoroti tren ini. Mirror Water, brand perawatan tubuh yang didirikan oleh Estée Lalonde, berkolaborasi dengan Rise Fall untuk mengadakan malam intim berfokus pada istirahat dan pemulihan diri melalui sesi sauna di ARC, Canary Wharf. Acara tersebut menawarkan sembilan kelas yang menekankan contrast therapy.

Natalie Hasseck, creative director Rise Fall, menjelaskan bahwa selama satu dekade terakhir masyarakat cenderung mengoptimalkan segala hal, mulai dari olahraga, tidur, pola makan, hingga kalender harian. Kini, mulai muncul penolakan terhadap pola pikir tersebut. Orang tidak lagi selalu menginginkan life hack baru, melainkan izin untuk berhenti sejenak. Menurutnya, restwear adalah bagian dari itu: pakaian untuk momen ketika seseorang tidak berusaha menjadi versi terbaik dari dirinya.

Estée Lalonde menambahkan bahwa istirahat sesungguhnya adalah praktik yang membawa seseorang keluar dari mode ‘on’ dan kembali terhubung dengan tubuh. Baginya, rutinitas sederhana seperti mengaplikasikan Mirror Water Smooth Body Oil setelah berendam, yoga, atau berjalan santai bersama anjing di hutan adalah bentuk istirahat yang autentik.

Restwear hadir dalam berbagai bentuk. Marks & Spencer menawarkan boxer shorts, set katun, dan cami top ringan untuk musim panas. Brand asal Swedia, CDLP, menghadirkan gaun berbahan jersey rajut yang ringan dan stretch, cukup chic untuk dikenakan ke luar rumah jika rencana bersantai berubah menjadi minum kopi spontan. Rise Fall juga memiliki gaun Aegean dari kain ramie gauze transparan yang mudah dikenakan dan tidak banyak menuntut.

Natalie Hasseck menggambarkan produk Rise Fall sebagai ‘soft goods’ yang membuat hidup terasa lebih lembut, seperti cashmere, seprai, handuk, dan gaun. Ia menekankan bahwa terkadang, cukup jika sesuatu hanya membuat seseorang merasa nyaman, tanpa harus menjanjikan versi diri yang lebih baik. Restwear menjadi pengingat bahwa istirahat bukan lagi sesuatu yang diselipkan di sela kesibukan, melainkan waktu khusus yang patut dihargai.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.