Media Kampung – Pada musim gugur 2022, beta terbuka Call of Duty: Modern Warfare 2 memicu beragam reaksi dari para pemain. Infinity Ward melakukan sejumlah perubahan pada mekanisme gerak yang terkesan halus namun menimbulkan kemarahan di kalangan penggemar aktif. Tujuan perubahan ini adalah membuat permainan lebih taktis dan konsisten dengan memperlambat aksi, menghilangkan teknik gerak yang tidak disengaja, menyembunyikan senjata dengan peredam dari peta mini, serta menghapus nama merah pada pemain lawan.

Meski sebagian besar pemain tidak memiliki opini kuat, para pemain paling aktif menolak perubahan tersebut secara tegas. Infinity Ward akhirnya mengembalikan beberapa fitur sebelum peluncuran, sementara Modern Warfare 3 yang dikembangkan oleh tim berbeda tahun berikutnya justru memilih arah yang berlawanan dan mendapat sambutan positif.

Dalam wawancara dengan Media Kampung di Los Angeles, minggu lalu, pengembang Infinity Ward merefleksikan perubahan gameplay yang kini melekat pada reputasi Modern Warfare 2. Direktur kreatif multiplayer Joe Cecot menyatakan bahwa beberapa perubahan yang dibuat memang lebih sehat untuk permainan, namun menimbulkan gesekan dan mengurangi keseruan bagi sebagian pemain.

Jack Reynolds, pimpinan desain multiplayer, menambahkan bahwa upaya membuat game terasa lebih taktis ternyata mengorbankan sensasi dan kesenangan dalam bermain. Pelajaran dari pengalaman ini kemudian menjadi dasar penyempurnaan sistem gerak di Modern Warfare 4.

Infinity Ward tidak mengadopsi fitur seperti wall bouncing atau omnimovement dari seri Black Ops sebelumnya, tetapi menekankan pada fluiditas dalam sprint, sliding, memanjat, dan mantling. Mekanisme tradisional seperti penandaan titik merah pada minimap kembali hadir, menandakan fokus pada penyempurnaan tanpa mengubah total gameplay.

Cecot menambahkan bahwa beberapa perubahan yang diadopsi berasal dari Modern Warfare 3. Mereka memperbaiki sistem mantling agar mempertahankan momentum pemain, memungkinkan gerakan menyamping saat memanjat, dan transisi mulus dari mantling langsung ke sliding. Tujuannya adalah membuat gerakan terasa sebagai perpanjangan alami dari kontrol pemain tanpa kehilangan kendali.

Penulis yang mencoba sistem gerak baru di Modern Warfare 4 mencatat adanya penekanan pada momentum dengan perpindahan yang terasa mudah dan keren. Namun, pengujian terbatas belum cukup untuk menilai keseluruhan hasil, dan tantangan sebenarnya akan muncul saat beta terbuka nanti ketika para pemain hardcore beraksi.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.