Media KampungInfinity Ward kembali setelah empat tahun dengan game terbaru mereka, Modern Warfare 4, yang mengambil latar utama di Korea Selatan. Game ini hadir dengan mode kampanye reguler dan kembalinya mode ekstraksi DMZ, menandai kembalinya developer asli Call of Duty setelah beberapa tahun absen.

Setelah kesuksesan reboot Modern Warfare pada 2019, Modern Warfare 4 menghadirkan gameplay yang lebih halus dan menyenangkan, meski tidak terlalu revolusioner. Penekanan besar diberikan pada kualitas tembakan yang superior, dengan audio dan animasi yang memberikan umpan balik luar biasa pada setiap senjata.

Mode Anniversary Terbaru Overwatch Hadirkan Kembali Pertarungan 6v6 Pra-Overwatch 2, dan Saya Akui Saya Merindukannya
Baca juga:
Mode Anniversary Terbaru Overwatch Hadirkan Kembali Pertarungan 6v6 Pra-Overwatch 2, dan Saya Akui Saya Merindukannya

Salah satu inovasi penting adalah hadirnya ‘apex attachments‘, yaitu aksesori senjata yang benar-benar mengubah identitas dan fungsi senjata, seperti peluru eksplosif pada shotgun dan pisau lempar pada sniper rifle. Hal ini memberikan nilai strategis baru dan membuat kustomisasi senjata lebih bermakna.

Pergerakan pemain dibuat lebih cepat dan lancar, dengan mantling yang cepat serta transisi sprint dari slide yang mulus. Meskipun demikian, beberapa fitur ini mungkin terasa terlalu cepat bagi sebagian pemain, terutama terkait desain peta dan assist aiming yang kuat.

4 Tahun Setelahnya, Infinity Ward Mengakui Perubahan Kontroversial di Call of Duty: Modern Warfare 2: ‘Mengorbankan Sensasi dan Keseruan’
Baca juga:
4 Tahun Setelahnya, Infinity Ward Mengakui Perubahan Kontroversial di Call of Duty: Modern Warfare 2: ‘Mengorbankan Sensasi dan Keseruan’

Peta permainan mengikuti formula tiga jalur standar Call of Duty, dengan desain yang lebih realistis dan tidak terlalu vertikal. Mode 10v10 Gunfight menjadi sorotan, menawarkan pertarungan dengan tim lebih besar dan peta yang berubah-ubah secara dinamis, menggabungkan elemen dari peta klasik Modern Warfare.

Infinity Ward juga menambahkan sejumlah pembaruan kualitas hidup seperti peningkatan bidang pandang (FOV) tanpa mengecilkan target, pengaturan depth of field yang tidak mengganggu penglihatan saat menggunakan iron sights, dan pengurangan gangguan dari asap dan kilatan senjata.

Mode OG Overwatch Mengingatkan Perkembangan Signifikan Game Ini Selama 10 Tahun
Baca juga:
Mode OG Overwatch Mengingatkan Perkembangan Signifikan Game Ini Selama 10 Tahun

Selain itu, mekanisme recoil dalam hipfire diubah sehingga tembakan selalu sesuai dengan arah senjata, meskipun akurasi secara visual tetap dipengaruhi oleh attachment. Sistem loadout juga disederhanakan dengan lima attachment per senjata dan sistem killstreak serta skin operator yang kini dapat dipilih per kelas, meningkatkan personalisasi pemain.

Secara keseluruhan, Modern Warfare 4 diyakini menjadi game Call of Duty terbaik dalam beberapa tahun terakhir dengan gameplay yang solid dan inovasi yang memperkaya pengalaman bermain, meskipun belum menghadirkan lompatan besar dari seri sebelumnya.