Media Kampung – Paradox Interactive tengah mengembangkan sebuah spinoff dari Cities: Skylines yang bertemakan LEGO, sebagaimana terungkap dari bocoran daftar game pada ratings board Korea. Informasi ini muncul sebelum pengumuman resmi dan langsung menarik perhatian para penggemar simulasi pembangunan kota yang penasaran dengan konsep baru ini.

Bocoran tersebut pertama kali dilaporkan oleh portal game Gematsu dan kemudian dikonfirmasi oleh IGN dalam upaya menghubungi Paradox Interactive. Meski rincian tentang pengembang dan mekanisme permainan masih minim, ide menghadirkan versi LEGO dari Cities: Skylines dianggap sangat masuk akal secara tematik dan berpotensi menghadirkan pengalaman berbeda bagi pemain.

Beberapa penggemar menyambut kabar ini dengan antusiasme bercampur skeptisisme, terutama mengingat kondisi kurang stabilnya Cities: Skylines 2 yang dirilis pada Oktober 2023 lalu. Keluhan seputar performa dan fitur yang belum lengkap membuat sebagian pemain bertanya-tanya bagaimana Paradox dapat meluncurkan proyek baru sebelum menyelesaikan masalah pada sekuel utamanya. Diskusi ini ramai di forum Reddit, di mana beberapa pengguna menyatakan harapan agar game LEGO ini dapat mengangkat kembali minat pemain melalui sentuhan nostalgia dan inovasi.

Paradox Interactive tercatat sebagai penerbit untuk proyek ini, namun belum jelas siapa yang bertanggung jawab dalam pengembangan. Cities: Skylines dan sekuelnya sebelumnya dibuat oleh studio Finlandia Colossal Order, yang sudah berpisah dengan Paradox tahun lalu. Saat ini, Iceflake Studios, juga dari Finlandia, memegang peran dalam mengembangkan Cities: Skylines 2 dan menyiapkan versi konsol yang sempat dijadwalkan rilis pada 2024 tapi mengalami penundaan tanpa batas waktu.

Keberadaan game LEGO City Skylines memungkinkan penggemar untuk melihat gabungan unik antara dunia konstruksi LEGO dengan simulasi manajemen kota. Seperti yang diungkapkan salah satu penggemar, “Permainan pembangunan kota ala LEGO akan sangat menarik jika dikerjakan dengan baik,” dan perasaan nostalgia terhadap LEGO dan simulasi kota klasik menjadi daya tarik tersendiri bagi komunitas pemain.

Walaupun antisipasi tinggi, Paradox Interactive belum memberikan pernyataan resmi terkait tanggal rilis atau detail gameplay. Fokus mereka saat ini tampaknya masih pada perbaikan dan pengembangan Cities: Skylines 2, yang sebelumnya mendapat ulasan cukup kritis dari IGN dengan skor 6/10, menyebutnya sebagai sekuel yang ambisius namun kurang matang dalam eksekusi.

Kabar tentang LEGO City Skylines ini menandai langkah baru bagi Paradox Interactive di industri game simulasi, sekaligus memberikan angin segar bagi komunitas yang berharap pada inovasi dan perbaikan kualitas. Para pemain kini menunggu informasi lebih lanjut seiring perkembangan proyek ini ke depan.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.