Media Kampung – Kesuksesan game Peak menjadi titik balik bagi studio pengembang Aggro Crab untuk lebih serius mengembangkan konsep permainan co-op. Kepala studio Aggro Crab, Nick Kamant, mengungkapkan bahwa sebelumnya mereka mengira studio tersebut hanya fokus pada genre character action, namun pengalaman mengerjakan Peak mengubah pandangan mereka secara signifikan.
Peak sendiri dibuat bersama dengan Landfall Games dalam waktu sangat singkat, yaitu hanya selama empat minggu dalam sebuah game jam di Korea. Proses pengembangan yang intens ini dilakukan di sebuah Airbnb di daerah Hongdae, di mana kedua tim mengunci diri untuk mengerjakan game tersebut. Menurut Kamant, kolaborasi dengan Landfall Games yang sebelumnya sukses dengan game Content Warning memberikan banyak pelajaran berharga bagi Aggro Crab.
Awalnya, kerja sama ini dianggap sebagai pengalaman sampingan dan kesempatan belajar, namun ternyata Peak menjadi karya yang sangat penting bagi studio. “Saya menganggap Peak sekarang benar-benar milik kami, padahal sebelumnya kami tidak pernah menganggapnya seperti itu,” ujar Kamant. Sebelumnya, Aggro Crab lebih dikenal dengan game bergenre karakter aksi seperti Another Crab’s Treasure, yang juga sempat mendapat respon positif namun membuat tim merasa kelelahan setelah tiga tahun pengembangan.
Berbeda dengan pengalaman melelahkan tersebut, Kamant mengatakan bahwa Peak memberikan energi baru bagi tim. Ia melihat potensi besar pada pengembangan game sosial yang belum banyak dijelajahi. Hal ini mendorong Aggro Crab untuk memperluas cakupan proyek berikutnya, Crashout Crew, yang dijadwalkan rilis dalam waktu dekat.
Crashout Crew mengambil inspirasi dari game bergenre co-op seperti Overcooked, namun juga mengadopsi beberapa elemen dari gaya permainan friendslop yang menjadi ciri khas Landfall Games. Contohnya adalah fitur voice chat dengan jarak tertentu dan animasi mulut yang aktif ketika pemain berbicara melalui mikrofon, sesuatu yang tidak biasa diterapkan pada game dengan perspektif top-down.
Kamant mengakui pendekatan baru ini mungkin tidak disukai semua penggemar lama Aggro Crab yang mengharapkan game dengan gaya character action seperti sebelumnya. Namun ia menegaskan bahwa saat ini studio merasa lebih bersemangat dan tertarik untuk mengeksplorasi genre co-op dan sosial yang dinilai lebih menjanjikan.
Transformasi ini menunjukkan bagaimana pengalaman mengerjakan Peak menjadi katalis perubahan arah studio. Kesuksesan game tersebut tidak hanya membuktikan bahwa proyek kecil dapat berhasil secara komersial, tetapi juga membuka peluang baru dalam pengembangan game berbasis kerja sama antar pemain yang lebih intens dan inovatif.
Dengan rencana peluncuran Crashout Crew yang mengusung konsep co-op yang lebih matang, Aggro Crab berharap dapat memperkuat posisi mereka di ranah game sosial dan co-op. Langkah ini sekaligus menandai babak baru bagi studio yang sebelumnya dikenal dengan game karakter aksi, kini mulai menekuni genre yang lebih fokus pada pengalaman bermain bersama.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan