Media Kampung – Reaksi komunitas penggemar game Destiny sangat jelas, mereka menginginkan kelanjutan dalam bentuk Destiny 3. Namun, kabar terbaru menyebutkan bahwa Bungie, pengembang game tersebut, belum memulai produksi Destiny 3 dalam waktu dekat.
Destiny 2 telah resmi mengakhiri pembaruan konten live service pada Juni 2026, menandai babak baru bagi Bungie. Meski seri kedua masih memiliki penggemar, performa game ini tidak mencapai ekspektasi tinggi. Dalam sebuah jajak pendapat yang dilakukan oleh media game PC Gamer, sebanyak 74% pembaca menyatakan keinginan mereka agar Bungie melanjutkan seri Destiny dengan Destiny 3.
Namun, kondisi di balik layar berbeda. Informasi dari Bloomberg mengungkap bahwa Bungie belum memulai produksi aktif untuk Destiny 3. Salah satu kendala utama adalah anggaran yang besar dan waktu pengembangan yang panjang untuk game triple-A seperti Destiny. Saat ini, Bungie baru dalam tahap pra-produksi dan ideasi, sehingga peluncuran Destiny 3 kemungkinan baru terjadi pada dekade berikutnya, sekitar tahun 2030-an.
Alternatif lain yang disukai penggemar seperti pengembangan IP baru atau seri Halo 7 tidak tampak realistis dalam waktu dekat. Proyek FPS baru Bungie yang dikenal dengan kode Gummy Bears bahkan telah dipisahkan menjadi studio tersendiri di tengah pengurangan karyawan yang dilakukan Bungie.
Keinginan untuk melihat Bungie kembali ke akar dengan game yang lebih berfokus pada kampanye tradisional juga masih jauh dari kenyataan. Begitu pula harapan kolaborasi Bungie dengan Microsoft untuk Halo 7, yang dinilai masih lama terwujud. Pilihan yang cukup unik dan jarang dibahas, seperti menghidupkan kembali seri RTS klasik Myth, juga dianggap tidak mungkin terjadi saat ini.
Situasi ini menempatkan Bungie dalam posisi sulit. Permintaan kuat dari komunitas untuk Destiny 3 tidak sejalan dengan rencana internal studio yang masih mengarahkan fokus pada proyek lain dan menghadapi tantangan finansial. Keberlangsungan franchise Marathon yang pernah menjadi andalan Bungie pun belum menunjukkan prospek besar sebagai pengganti.
Dengan berakhirnya fase pengembangan Destiny 2 dan belum adanya kepastian produksi Destiny 3, penggemar harus bersabar menanti langkah berikutnya dari Bungie. Sementara itu, studio ini terus bereksperimen dan mencari arah baru di industri game yang terus berubah.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan