Media Kampung – Empat belas tahun lalu, sebuah artikel berjudul “Sepuluh Hal yang Kami Ingin Lihat di Elder Scrolls 6” diterbitkan tak lama setelah peluncuran Skyrim. Menariknya, daftar harapan tersebut masih terasa relevan dan layak diperbincangkan menjelang perilisan Elder Scrolls 6 yang kini diperkirakan hadir pada tahun 2026. Artikel tersebut memberikan gambaran mendalam tentang fitur dan konsep yang diharapkan penggemar dari kelanjutan seri game legendaris ini.
Artikel yang diterbitkan di PC Gamer pada Februari 2012 itu dibuat hanya tiga bulan setelah Skyrim dirilis. Pada saat itu, belum terbayangkan bahwa penggemar harus menunggu hingga lebih dari satu dekade untuk kelanjutan dari seri utama Elder Scrolls. Daftar tersebut berisi berbagai ide mulai dari loncatan waktu 200 tahun ke depan dengan mengunjungi kembali wilayah Iliac Bay, hingga kemungkinan menjelajahi benua Akavir yang jarang disentuh dalam game sebelumnya.
Selain pengembangan cerita dan setting, aspek gameplay juga menjadi fokus penting dalam daftar keinginan tersebut. Misalnya, diinginkan adanya kematian permanen pada NPC yang dapat mempengaruhi dunia game, serta sistem stealth yang lebih realistis yang memanfaatkan elemen suara dan cahaya secara mendalam. Ada pula harapan agar sistem pendamping berkembang menyerupai mekanisme party ala BioWare, yang memang kemudian terlihat pada game Fallout 4 dan Starfield.
Beberapa ide dalam daftar tersebut memang belum sepenuhnya terealisasi dalam game Bethesda. Sistem taktik squad besar dan gerakan karakter yang lebih dinamis ala Mirror’s Edge masih menjadi impian. Namun, Bethesda telah mencoba untuk memperkenalkan sistem baru yang cukup berbeda, seperti fitur pembangunan dan manajemen pemukiman di Fallout 4. Hal ini menunjukkan bahwa meski tidak persis seperti yang diharapkan, ada upaya untuk memperkaya pengalaman bermain.
Salah satu ide paling menarik adalah kemungkinan berpetualang di Akavir, yang dapat membawa suasana baru dengan konflik kolonial dan interaksi ras yang unik. Konsep ini menawarkan dinamika politik dan sosial yang lebih kompleks, seperti perbedaan hukum di wilayah kekuasaan yang berbeda, serta konflik antara berbagai faksi yang bisa mempengaruhi jalannya cerita. Pendekatan ini dinilai mampu menyegarkan dunia Elder Scrolls yang sudah lama dikenal.
Selain itu, fitur yang berhubungan dengan media sosial dalam game, meskipun terdengar aneh pada saat itu, kini menjadi relevan dengan kehadiran fitur berbagi foto dan elemen sosial lainnya yang populer dalam game modern. Hal ini menunjukkan bahwa beberapa ide yang dulu dianggap tidak realistis kini menjadi bagian dari tren game saat ini.
Meski belum banyak detail resmi mengenai Elder Scrolls 6 yang dirilis Bethesda, artikel PC Gamer tersebut memberikan gambaran bagaimana ekspektasi penggemar telah berkembang dan tetap bertahan selama bertahun-tahun. Dengan tanggal rilis yang masih jauh, daftar harapan ini dapat menjadi acuan bagi pengembang untuk menciptakan pengalaman yang lebih segar dan menarik bagi para pemain.
Pengembangan game yang menunggu selama lebih dari satu dekade tentu menimbulkan rasa penasaran yang tinggi. Namun, melihat kembali daftar keinginan yang dibuat 14 tahun lalu, banyak di antaranya masih relevan dan bisa menjadi inspirasi untuk masa depan Elder Scrolls 6. Dengan pendekatan yang tepat, game ini berpotensi menghadirkan kombinasi antara nostalgia dan inovasi yang dinantikan oleh para penggemar di seluruh dunia.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan