Media Kampung – Salah satu mekanik paling menarik dalam permainan Shin Megami Tensei, yaitu sistem negosiasi dengan monster, ternyata berawal dari pengalaman frustrasi seorang pengembang terhadap aturan permainan Dungeons and Dragons (D&D) yang kaku. Kazunari Suzuki, mantan pengembang dari Atlus, mengungkapkan bahwa ide ini muncul karena ia tidak puas dengan cara Dungeon Master (DM) D&D membatasi interaksi dengan makhluk seperti goblin di dalam dungeon.

Dalam wawancara bersama media Encount yang diterjemahkan oleh Automaton, Suzuki menjelaskan bahwa selama bermain D&D, ia merasa aneh karena tidak ada opsi untuk berbicara atau bernegosiasi dengan goblin, meskipun mereka adalah makhluk yang memiliki kecerdasan, bahasa, dan masyarakat. Ia merasa aturan tersebut memaksa pemain untuk selalu membunuh musuh tanpa memberi ruang untuk pendekatan diplomatis.

“Aku tak mengerti mengapa kita tidak bisa berbicara dengan goblin,” ujar Suzuki. “Mereka juga makhluk yang punya kesadaran dan bahasa, serta membentuk masyarakat. Namun saat bertemu di dalam dungeon, tidak ada ruang untuk negosiasi—kamu harus membunuh mereka. Aku sangat tidak suka dengan hal itu.”

Upaya Suzuki untuk meminta Dungeon Master mengubah aturan agar bisa menyelesaikan konflik secara diplomatis tidak membuahkan hasil. DM tersebut bersikeras bahwa aturan resmi tidak mengizinkan hal itu, sehingga opsi tersebut tidak ada.

Kecewa dengan situasi tersebut, Suzuki pun memutuskan untuk menciptakan aturan sendiri yang memungkinkan pemain bernegosiasi dan membujuk monster untuk bergabung dalam permainan Shin Megami Tensei. Dari sinilah lahir sistem negosiasi yang menjadi ciri khas dalam seri tersebut, memungkinkan pemain untuk menjalin hubungan dengan musuh alih-alih hanya bertarung dan membunuh.

Sistem negosiasi ini telah menjadi bagian penting dari seri Shin Megami Tensei dan turunannya hingga saat ini, memberikan pengalaman bermain yang berbeda dari game RPG pada umumnya. Suzuki menuturkan bahwa rasa frustrasi terhadap batasan aturan D&D tersebut justru menjadi sumber inovasi yang membentuk identitas unik game ini.

Pentingnya mekanik negosiasi dalam Shin Megami Tensei juga mengingatkan pada kritik terhadap beberapa game terbaru dari Atlus yang tidak menghadirkan fitur serupa, sehingga pemain harus menghadapi musuh seperti goblin dengan cara yang lebih konvensional dan agresif.

Dengan munculnya sistem negosiasi ini, Shin Megami Tensei berhasil menawarkan pendekatan baru dalam interaksi dengan musuh, yang tidak hanya menambah kedalaman gameplay tetapi juga memperkaya pengalaman naratif. Sistem ini lahir dari keinginan untuk mengatasi keterbatasan aturan permainan klasik dan menambah dimensi baru dalam dunia RPG.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.