Media Kampung – Genre metroidvania masih terus hadir secara konsisten di Steam, namun apakah popularitasnya mulai menurun di tengah perubahan tren dunia game? Dua game metroidvania berkualitas tinggi yang dirilis pekan lalu, Shattered Divinities dan Clockwork Ambrosia, menunjukkan bahwa genre ini masih diminati, meski mungkin sudah tidak lagi sepopuler dulu.
Clockwork Ambrosia yang dikembangkan oleh Realmsoft menawarkan perpaduan seni pixel art yang detail dengan gaya campuran steampunk dan sci-fi. Permainan ini mengusung pertempuran ala Mega Man dengan sistem modifikasi senjata yang kompleks, memungkinkan pemain mengkustomisasi empat senjata utama dengan berbagai tambahan yang ditemukan sepanjang permainan. Fitur ini menambah kedalaman strategis terutama saat menghadapi bos, memberikan pengalaman bermain yang kaya dan menantang.
Meskipun Clockwork Ambrosia mendapat pujian tinggi, rilisnya yang memakan waktu lama sejak Kickstarter di 2018 menunjukkan tantangan prediksi tren industri game indie. Pada era kejayaan metroidvania di akhir 2010-an dengan judul-judul seperti Hollow Knight dan Axiom Verge, game seperti ini mudah menarik perhatian. Namun kini, meskipun kualitasnya sebanding dengan rilisan dari dekade sebelumnya, game metroidvania seperti MIO: Memories in Orbit dan Grime beserta sekuelnya kurang mendapat sorotan yang signifikan.
Data dari Steam menunjukkan bahwa metroidvania terakhir yang masuk ke dalam daftar 50 besar penjualan mingguan adalah Animal Well yang dirilis pada Mei 2024, sementara Hollow Knight: Silksong menjadi satu-satunya metroidvania yang menembus chart di tahun 2026. Hal ini mengindikasikan bahwa meski genre ini masih ada dan berkembang, daya tariknya terhadap pasar saat ini mulai berkurang.
Selain itu, game-game lain yang meraih posisi tinggi di Steam minggu lalu didominasi oleh genre berbeda seperti racing dan battle royale, dengan Forza Horizon 6 dan Counter-Strike 2 menjadi yang teratas. Popularitas game-game tersebut menunjukkan pergeseran preferensi pemain ke genre yang lebih beragam dan inovatif.
Dalam konteks pengembangan indie yang penuh risiko dan dinamika pasar yang cepat berubah, fenomena menurunnya buzz pada genre metroidvania memperlihatkan bagaimana preferensi pemain bisa berfluktuasi. Meskipun begitu, Clockwork Ambrosia tetap direkomendasikan sebagai game berkualitas yang patut dicoba oleh penggemar genre ini.
Perkembangan terakhir dari Steam menyajikan gambaran bahwa meskipun genre metroidvania tidak lagi mendominasi, mereka tetap eksis dan menghadirkan karya-karya bermutu. Hal ini mencerminkan lanskap industri game yang terus berevolusi, di mana keberhasilan sebuah genre bergantung pada kemampuan beradaptasi dengan selera dan tren baru di kalangan pemain.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.






Tinggalkan Balasan