**Media Kampung, Jakarta** – Xiaomi 18 Fold resmi diluncurkan pada awal September 2026, menandai langkah besar perusahaan dalam segmen ponsel lipat premium.
Perangkat ini menampilkan layar internal OLED berukuran 7,58 inci dan layar eksternal 5,38 inci, keduanya dengan refresh rate 120 Hz serta kecerahan puncak hingga 4 000 nit, menjanjikan pengalaman visual yang mulus.
- Layar: OLED 7,58″ (internal) + 5,38″ (eksternal), 120 Hz, 4 000 nit
- Chipset: XRING O3 buatan Xiaomi (3 nm)
- RAM/Storage: pilihan 12/256 GB, 12/512 GB, 16/512 GB, 16/1 TB
- Kamera belakang: 200 MP utama (Leica), 50 MP telefoto periskop 3,5×, 50 MP ultra‑wide
- Kamera depan: 16 MP pada kedua layar
- Baterai: 6 000 mAh silikon‑karbon, pengisian 67 W kabel & 50 W nirkabel
- Proteksi: sertifikasi IP58/IP59
- Sistem operasi: Android 14 dengan MIUI
Dengan spesifikasi kelas atas, Xiaomi 18 Fold bersaing langsung dengan Samsung Galaxy Z Fold8 dan Huawei Mate XT2, serta menantang masuknya Apple iPhone Duo ke pasar foldable. Samsung menawarkan layar sedikit lebih besar namun tanpa kamera telefoto, sementara Huawei menonjolkan desain tri‑fold dan harga lebih tinggi. Xiaomi menonjolkan kolaborasi dengan Leica pada kamera serta harga mulai CNY 10.999 (sekitar Rp 28,7 juta) untuk varian dasar.
Peluncuran di pasar China menunjukkan penjualan awal melampaui 300 % dibandingkan generasi sebelumnya, menandakan antusiasme konsumen terhadap ponsel lipat dengan performa tinggi. Namun, ketersediaan global masih belum pasti, dan beberapa kritik mencatat ketebalan bodi serta garis lipatan yang masih terlihat.
Keputusan Xiaomi untuk menggabungkan layar lebar, chipset buatan sendiri, dan sistem kamera Leica dapat memperkuat posisinya di segmen premium, asalkan distribusi internasional dapat diperluas dan harga tetap kompetitif.







Tinggalkan Balasan