Media Kampung – Pabrik Gula (PG) Meritjan resmi memulai proses produksi pada musim giling tahun 2026. Start giling ditandai dengan doa bersama yang dihadiri jajaran manajemen, tokoh masyarakat, dan perwakilan petani tebu binaan pada Jumat malam, 12 Juni 2026.

General Manager PG Meritjan, Tites Agung Priyono, membuka jalannya prosesi giling dengan mengucap Bismillahirrohmanirrohim. Tahun ini, PG Meritjan menargetkan volume tebu giling sebesar 2,5 juta kuintal dengan angka rendemen rata-rata 7,5 persen.

Target tersebut naik signifikan dibanding capaian riil musim giling tahun lalu yang hanya 2,2 juta kuintal tebu. PG Meritjan merupakan pabrik gula di bawah naungan PT Sinergi Gula Nusantara (SGN).

Tites mengungkapkan optimisme bahwa target besar tahun ini dapat terealisasi secara optimal. Keyakinan ini didorong oleh dukungan program pemerintah melalui skema Calon Petani Calon Lahan (CPCL) bongkar ratoon yang berjalan intensif sejak tahun lalu.

“Kami memohon doa restu kepada lingkungan masyarakat sekitar dan seluruh stakeholder. Semoga proses giling tahun ini berjalan lancar, berkah, dan semua karyawan senantiasa diberikan keselamatan kerja,” imbuh Tites.

Optimisme manajemen PG Meritjan mendapat sambutan positif dari pihak kemitraan. Ketua Asosiasi Petani Tebu Rakyat (APTR) PG Meritjan, H. Mahmud Pujianto, menyatakan kesiapan seluruh petani untuk menyukseskan musim giling tahun ini.

Ia menegaskan, para petani binaan berkomitmen penuh mengirimkan bahan baku tebu sesuai standar operasional prosedur (SOP) yang ditentukan pabrik. “Semua anggota APTR sudah berkomitmen untuk mengirim tebu hasil panen terbaik ke PG Meritjan. Kami menjaga komitmen untuk menyetor tebu yang Manis, Bersih, dan Segar (MBS). Kami kompak dan semoga giling 2026 PG Meritjan sukses serta membawa kesejahteraan bagi petani,” tutur H. Mahmud.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.