Media Kampung – Harga cabai rawit merah di Kabupaten Tuban menembus Rp65.400 per kilogram pada Rabu (10/6/2026), naik Rp3.400 dari hari sebelumnya. Kenaikan ini dipicu faktor global yang mengganggu pasokan dan menyebabkan gagal panen.
Kepala Diskopumdag Kabupaten Tuban, Gunadi, menyatakan fluktuasi harga masih tergolong normal. Rata-rata harga komoditas masih berada di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET) dan Harga Acuan Penjualan (HAP). Kenaikan saat ini belum mengarah pada masalah produksi atau ketersediaan stok di tingkat petani dan distributor.
Selain cabai rawit, beberapa komoditas lain juga naik. Bawang putih melonjak Rp5.200 menjadi Rp33.600 per kilogram. Minyak goreng kemasan naik Rp400 menjadi Rp21.400 per liter, gula pasir naik Rp200 menjadi Rp17.200 per kilogram, serta beras premium dan beras medium masing-masing naik Rp100 per kilogram.
Sebaliknya, sejumlah kebutuhan pokok justru turun. Cabai merah keriting turun Rp2.800 menjadi Rp44.200 per kilogram, bawang merah turun Rp2.400 menjadi Rp47.600 per kilogram, daging ayam ras turun Rp800 menjadi Rp36.000 per kilogram, dan telur ayam ras turun Rp200 menjadi Rp25.800 per kilogram. Harga daging sapi tetap stabil di Rp120.000 per kilogram.
Pemerintah lebih mencermati faktor distribusi dan peningkatan biaya operasional yang memengaruhi harga di pasar. Pemkab Tuban terus memantau perkembangan harga di sejumlah pasar tradisional untuk memastikan ketersediaan pasokan tetap aman dan mencegah lonjakan harga yang membebani masyarakat. Cabai rawit merah masih menjadi komoditas yang paling menyita perhatian di tengah dinamika harga saat ini.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.




