Media Kampung – Universitas Sebelas Maret (UNS) bersama JAPFA resmi menjalin kerja sama strategis dalam rangka memperkuat ketahanan pangan nasional melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) yang dilaksanakan di kantor Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Bappenas, Jakarta, pada Rabu, 20 Mei 2026.

Penandatanganan ini disaksikan langsung oleh Menteri PPN/Kepala Bappenas, Rachmat Pambudy, bersama jajaran pejabat kementerian serta pimpinan dari UNS dan PT JAPFA Comfeed Indonesia Tbk. Kerja sama ini berfokus pada pengembangan tridarma perguruan tinggi yang mencakup pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat di bidang agrifood dan kesehatan hewan.

Rektor UNS, Prof. Hartono, menegaskan bahwa kolaborasi ini merupakan langkah penting untuk meningkatkan kontribusi perguruan tinggi dalam mendukung agenda ketahanan pangan nasional. Ia menyoroti posisi Indonesia yang masih berada di peringkat ke-63 dari 113 negara dalam Global Food Security Index, yang menjadi peringatan agar bangsa ini memperkuat fondasi pangan mandiri dan adaptif tanpa bergantung pada impor.

Melalui kerja sama ini, UNS dan JAPFA akan mengembangkan berbagai program kolaboratif, mulai dari pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, pengembangan sumber daya manusia, hingga inovasi di sektor agrifood dan kesehatan hewan. JAPFA sendiri menekankan pentingnya riset dan teknologi sebagai kunci menciptakan sistem pangan yang tangguh dan berkelanjutan, termasuk pengembangan vaksin dan obat untuk mendukung produktivitas peternakan nasional.

Menteri PPN/Kepala Bappenas, Rachmat Pambudy, menyampaikan bahwa perubahan iklim memberikan dampak serius terhadap sektor pangan dan peternakan, mulai dari perubahan perilaku tanaman dan ternak hingga munculnya penyakit baru. Ia menegaskan bahwa kolaborasi harus mampu menghadirkan solusi konkret yang berdampak, serta mendorong riset berbasis keanekaragaman hayati Indonesia, termasuk pengembangan obat tradisional berbasis kekayaan alam tropis.

Perwakilan JAPFA menambahkan bahwa sinergi antara dunia industri, akademisi, dan pemerintah merupakan fondasi penting untuk menghadapi tantangan ketahanan pangan ke depan. Kerja sama ini diharapkan tidak hanya menjadi dokumen formal, tetapi juga menghasilkan program nyata yang memberi manfaat luas bagi pendidikan, industri, dan masyarakat sekaligus memperkuat kedaulatan pangan Indonesia.

Dengan langkah strategis ini, UNS dan JAPFA berkomitmen untuk terus mengembangkan inovasi dan riset yang mendukung ketahanan pangan nasional, sejalan dengan agenda prioritas pemerintah yang difasilitasi oleh Bappenas.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.