Media Kampung – Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menegaskan pentingnya penguatan infrastruktur mutu sebagai penopang utama untuk meningkatkan daya saing produk Indonesia di pasar Eropa. Hal ini disampaikan dalam konteks kerja sama bilateral Indonesia dan Jerman di bidang Quality Infrastructure yang bertujuan memperluas akses ekspor nasional.

Agus menyatakan bahwa pengembangan ekosistem industri yang kuat dan adaptif terhadap regulasi global sangat diperlukan agar produk Indonesia dapat lebih kompetitif di pasar internasional, khususnya di Eropa. Ia menambahkan bahwa transformasi digital dan penguatan standardisasi menjadi fokus utama pemerintah untuk menunjang sistem infrastruktur mutu secara menyeluruh.

Dalam pertemuan 3rd High-Level Indonesian-German Annual Meeting on Quality Infrastructure yang digelar di Jakarta, Kepala Badan Standardisasi dan Kebijakan Jasa Industri (BSKJI) Kementerian Perindustrian, Emmy Suryandari, membuka acara tersebut yang dihadiri oleh delegasi dari Jerman, termasuk Ole Janssen dari Federal Ministry for Economic Affairs and Energy (BMWE). Forum ini menjadi wadah diskusi antara pemerintah, lembaga standardisasi, asosiasi industri, dan pelaku usaha dari kedua negara.

Selama pertemuan, kedua pihak menandatangani Work Plan kerja sama untuk periode 2026-2027 sebagai komitmen berkelanjutan dalam mengembangkan infrastruktur mutu. Diskusi difokuskan pada harmonisasi sistem Quality Infrastructure terkait dengan Indonesia-European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (I-EU CEPA), yang membuka peluang peningkatan akses pasar melalui penguatan standar dan proses penilaian kesesuaian produk.

Selain itu, pembahasan juga mencakup peningkatan keselamatan dan kualitas produk melalui standardisasi nasional yang selaras dengan sistem internasional. Peran lembaga penilaian kesesuaian turut menjadi topik penting dalam memastikan produk memenuhi standar global.

Isu digitalisasi menjadi perhatian khusus, terutama terkait dengan implementasi kebijakan Digital Product Passport (DPP) Uni Eropa. Forum membahas kesiapan Indonesia dalam mengadopsi digitalisasi infrastruktur mutu sebagai bagian dari strategi memperkuat daya saing produk nasional di pasar Eropa.

Emmy Suryandari menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Jerman, BMWE, GIZ, dan mitra strategis lainnya atas dukungan yang diberikan dalam penguatan sistem Quality Infrastructure. Ia berharap kerja sama ini dapat terus berkembang dan memberikan dampak positif bagi peningkatan ekspor Indonesia ke pasar global.

Dengan langkah-langkah strategis yang telah disepakati, penguatan infrastruktur mutu diharapkan mampu mendorong industri nasional lebih adaptif terhadap regulasi internasional dan memperkuat posisi produk Indonesia di pasar ekspor, khususnya di Eropa.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.