Media Kampung – Sinergi antara Pemerintah Kota Mojokerto dengan Ikatan Pejabat Pembuat Akta Tanah (IPPAT) diluncurkan untuk mempermudah investasi Mojokerto, memperkuat pendapatan asli daerah, dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Acara sinergitas digelar pada Selasa, 5 Mei, di Rumah Rakyat, Mojokerto, dengan dihadiri Wali Kota Ika Puspitasari dan perwakilan IPPAT. Pertemuan membahas koordinasi peran pemerintah dan pejabat pembuat akta tanah (PPAT) dalam memperlancar proses investasi.
Wali Kota Ika Puspitasari menekankan, “Kalau investasi meningkat, maka ekonomi akan bergerak. Dampaknya, lapangan kerja terbuka, pengangguran berkurang, dan kesejahteraan masyarakat ikut meningkat.” Pernyataan itu menegaskan investasi sebagai pendorong utama pertumbuhan ekonomi lokal.
Ia juga mengingatkan pentingnya optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui pajak Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB). “Setiap transaksi tanah harus taat aturan, termasuk kewajiban pajaknya. Ini penting untuk mendukung kemandirian fiskal daerah,” ujarnya.
Pemerintah Kota Mojokerto berkomitmen menyediakan data tata ruang yang jelas, termasuk zona perdagangan, jasa, dan permukiman, kepada notaris serta PPAT. Data tersebut diharapkan menjadi panduan bagi investor dalam memilih lokasi yang tepat.
Luas wilayah kota yang terbatas menuntut pemanfaatan lahan secara tepat dan terarah. Dengan data zona yang terintegrasi, proses perizinan dapat dipercepat, mengurangi hambatan bagi investor yang ingin menanamkan modal di Mojokerto.
Kolaborasi data antara Pemkot, IPPAT, dan instansi terkait juga menjadi fokus utama. Data investasi yang akurat akan membantu pemerintah menyusun kebijakan yang tepat, memantau perkembangan ekonomi, serta menilai dampak investasi secara real time.
Melalui sinergi ini, Pemkot Mojokerto optimis dapat menciptakan iklim investasi yang sehat, meningkatkan PAD, dan menyalurkan dana lebih banyak untuk pembangunan infrastruktur serta program kesejahteraan masyarakat.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan