Media Kampung – Disnaker Jember menggelar serangkaian pelatihan keterampilan pada April 2026 untuk meningkatkan daya saing tenaga kerja serta mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.

Pelatihan pembuatan tas, dompet, dan tempat tisu berbahan dasar plastik daur ulang dilaksanakan pada 15 April 2026 di Hotel Aston Jember, diikuti oleh masyarakat dan calon tenaga kerja yang ingin mengembangkan produk bernilai ekonomis.

Drs. Hadi Mulyono, M.Si, Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Jember, menyatakan, “Program ini dirancang agar peserta dapat langsung mengaplikasikan keterampilan praktis dalam menghasilkan produk yang ramah lingkungan dan berpotensi menjadi usaha mandiri.”

Materi meliputi pemilahan bahan plastik, teknik pengolahan, dan perakitan produk siap dipasarkan, sementara peserta secara aktif menghasilkan kerajinan dengan nilai estetika dan daya jual yang kompetitif.

Pada 16 April 2026, Disnaker juga menyelenggarakan pelatihan peningkatan usaha bengkel di Rembangan Hotel, menargetkan pelaku usaha otomotif dan masyarakat yang ingin menguasai teknologi kendaraan terbaru.

Hadi Mulyono menegaskan, “Dengan meningkatkan kompetensi teknis dan manajerial, peserta diharapkan dapat mengembangkan usaha bengkel secara berkelanjutan dan bersaing di pasar yang semakin ketat.”

Kurikulumnya mencakup perawatan kendaraan, teknik perbaikan, manajemen workshop, pelayanan pelanggan, serta keselamatan kerja, sehingga peserta memperoleh pengetahuan menyeluruh untuk mengoptimalkan kinerja usaha.

Selain itu, pada 9 April 2026, Sekretaris Disnaker Kabupaten Jember, Subagiyo, hadir dalam Pembukaan Pelatihan Berbasis Kompetensi 2026 di UPT Balai Latihan Kerja Jember, yang mencakup pelatihan teknis, nonteknis, dan kursus Bahasa Jepang level N4 untuk membuka peluang kerja internasional.

Subagiyo menambahkan, “Pelatihan ini memperkuat kesiapan tenaga kerja lokal, terutama dalam menguasai keterampilan khusus seperti Bahasa Jepang, sehingga dapat bersaing di pasar kerja global.”

Dengan tiga program pelatihan tersebut, Disnaker Jember menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, mendorong kemandirian usaha, serta memberikan kontribusi positif terhadap lingkungan dan pertumbuhan ekonomi lokal.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.