Media Kampung – 11 April 2026 | PT Aneka Tambang Tbk (Antam) menyatakan bahwa ada periode tertentu yang lebih menguntungkan bagi investor untuk membeli emas, terutama ketika pasar mengalami volatilitas tinggi.

Direksi Antam menekankan bahwa mengidentifikasi zona support menjadi kunci untuk mengoptimalkan nilai investasi pada logam mulia tersebut.

“Jika harga emas berada di zona support, itu saat yang tepat untuk membeli,” ujar Direktur Utama Antam, Sudirman, dalam konferensi pers pada 10 April 2026.

Data historis menunjukkan bahwa penurunan harga sebesar 5-7 persen dalam satu bulan biasanya diikuti kenaikan serupa dalam tiga hingga empat minggu berikutnya.

Oleh karena itu, Antam menyarankan investor menunggu penurunan harga yang signifikan sebelum menambah posisi emas di portofolio.

Pendekatan ini sejalan dengan strategi diversifikasi yang umum dipakai oleh lembaga keuangan dalam mengelola risiko pasar.

Antam juga menambahkan bahwa faktor eksternal seperti nilai tukar dolar, kebijakan moneter global, dan permintaan fisik di Asia dapat mempengaruhi pola harga.

Pada saat nilai dolar menguat, harga emas biasanya turun, membuka peluang beli bagi pelaku pasar domestik.

Sebaliknya, ketika inflasi di negara maju meningkat, permintaan safe‑haven membuat harga emas kembali naik, menandakan akhir dari fase pembelian.

Antam memperkirakan bahwa pada kuartal kedua 2026, harga emas berpotensi berada di level terendah tahun ini, khususnya jika suku bunga global tetap stabil.

Pengamat pasar menilai perkiraan Antam realistis karena data indeks komoditas menunjukkan tren penurunan sejak awal tahun.

Bagi investor ritel, Antam menyarankan membeli emas batangan atau koin dalam jumlah kecil secara bertahap, alih‑alih melakukan satu kali transaksi besar.

Praktik ini membantu mengurangi dampak fluktuasi harga jangka pendek dan meningkatkan peluang memperoleh rata‑rata biaya yang lebih rendah.

Antam menutup pernyataan dengan menegaskan komitmen perusahaan untuk terus menyediakan data transparan dan edukasi bagi masyarakat yang ingin berinvestasi di sektor logam mulia.

Dengan demikian, investor diharapkan dapat membuat keputusan yang lebih terinformasi dan menyesuaikan strategi sesuai dengan kondisi pasar yang dinamis.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.