Media Kampung – Bupati Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Oskar Manoppo, meminta anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) se-Boltim mengakhiri perbedaan politik pasca-pilkada 2024 dan fokus mengawal pembangunan desa. Pesan itu disampaikan Oskar saat pengukuhan perpanjangan masa jabatan dan pelantikan anggota BPD se-Kabupaten Boltim, Senin (10/6/2026) pagi di halaman Kantor Bupati.
Oskar menegaskan seluruh proses politik telah berakhir sehingga tidak ada lagi alasan bagi BPD untuk membangun kelompok berdasarkan perbedaan pilihan politik. “Saya ingatkan, persoalan politik kemarin sudah selesai. Jangan lagi ada kotak-kotak kiri kanan. Bantu saya dengan Pak Wakil (Argo Vinsensius Sumaiku), karena SK bapak ibu semua adalah SK Bupati,” katanya.
BPD memiliki posisi strategis dalam pemerintahan desa. Oskar meminta anggota BPD bekerja sesuai tugas dan fungsi serta tidak menciptakan konflik yang dapat mengganggu jalannya pemerintahan desa. Ia juga mengingatkan soal kerja sama antara BPD dan kepala desa dalam menjalankan program pembangunan. BPD memiliki fungsi membahas dan menyepakati rancangan APBDes bersama pemerintah desa. Namun, pembangunan akan sulit berjalan jika tidak ada kerja sama yang baik.
“Hak budget penentuan APBDes ada di BPD, tapi kalau BPD tidak ada kerja sama dengan kepala desa, maka sulit desa akan berkembang. APBDes tidak akan jalan bapak ibu sekalian kalau BPD harus dengan cara seperti sebelum-sebelumnya. Jangan hambat dalam proses pembangunan desa,” ujarnya.
Oskar menegaskan ia dan Wakil Bupati tidak mempersoalkan perbedaan pilihan politik pada Pilkada lalu. Ia meminta seluruh anggota BPD fokus bekerja dan mengedepankan kepentingan masyarakat. “Sekali lagi saya ingatkan bahwa saya dengan Pak Wakil tidak akan memandang persoalan politik kemarin. Sudah selesai. Silahkan kerja bapak ibu sekalian, tidak usah memblok kiri kanan lagi,” tegasnya.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.





Tinggalkan Balasan