Media Kampung – Pemerintah Kota Madiun melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) melantik dan melatih pengurus Desa/Kelurahan Tangguh Bencana (Destana) di Kelurahan Taman, Selasa 9 Juni 2026. Kegiatan ini bertujuan memperkuat kapasitas masyarakat dalam menghadapi potensi bencana, dengan menekankan pentingnya kekompakan warga.

Plt. Wali Kota Madiun, F. Bagus Panuntun, menyampaikan bahwa risiko bencana di Kelurahan Taman tergolong rendah, namun kesiapsiagaan tetap diperlukan karena bencana bisa datang kapan saja. “Warga perlu tahu apa yang harus dilakukan sebelum terjadi bencana sehingga sudah siap menghadapi berbagai kemungkinan,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa ketangguhan bencana tidak hanya soal kemampuan darurat, tetapi juga ditopang oleh kekompakan masyarakat. “Persaudaraannya kuat, kompak, sehingga dalam menghadapi bencana maupun kegiatan lainnya masyarakat bisa saling membantu,” katanya.

Pelatihan diikuti 30 peserta dari berbagai unsur masyarakat dan berlangsung selama empat hari. Materi mencakup teori dan simulasi penanganan bencana, dengan fokus pada upaya preventif. Plt. Kepala Pelaksana BPBD Kota Madiun, M. Yusuf Asmadi, menjelaskan bahwa materi lebih menitikberatkan pada persiapan menghadapi bencana yang berpotensi terjadi di wilayah Kelurahan Taman, seperti angin ribut, pohon tumbang, dan hewan masuk rumah.

Destana di Kelurahan Taman merupakan yang ke-12 terbentuk di Kota Madiun. Secara bertahap, program ini ditargetkan menjangkau seluruh 27 kelurahan di Kota Madiun. Yusuf berharap kegiatan ini semakin meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat menghadapi potensi bencana di masing-masing wilayah.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.