Media KampungBanjir rob melanda empat desa di pesisir Kecamatan Sedati, Kabupaten Sidoarjo, menyebabkan genangan air setinggi lutut orang dewasa yang mengganggu aktivitas warga, terutama nelayan dan petambak di wilayah tersebut.

Keempat desa yang terdampak adalah desa-desa yang berada di garis pantai, sehingga mudah terendam air laut saat gelombang pasang tinggi. Peristiwa ini berlangsung dalam beberapa hari terakhir dan menimbulkan kesulitan bagi masyarakat yang sehari-hari menggantungkan hidup dari hasil laut dan tambak.

Warga setempat mengaku kesulitan menjalankan aktivitas sehari-hari karena jalan dan pemukiman tergenang air rob. Nelayan kesulitan melaut karena akses ke pelabuhan dan perahu terhambat oleh banjir rob. Sementara para petambak mengalami gangguan dalam pengelolaan tambak akibat air laut yang masuk ke area tambak dan merusak kualitas tambak mereka.

Fenomena banjir rob di pesisir Sedati ini dipengaruhi oleh pasang laut yang cukup tinggi dan kondisi geografis yang rendah sehingga air laut mudah masuk ke daratan. Kondisi ini kerap terjadi saat musim tertentu dan menjadi tantangan bagi warga pesisir dalam menjaga aktivitas ekonomi mereka.

Belum ada laporan dari pihak berwenang mengenai upaya penanganan khusus terhadap banjir rob ini, namun warga berharap ada bantuan dan solusi yang bisa mengurangi dampak banjir rob agar aktivitas nelayan dan petambak kembali normal. Sementara itu, masyarakat terus beradaptasi dengan kondisi ini sambil menunggu penanganan lebih lanjut.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.