Media Kampung – Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT), Yandri Susanto, menekankan bahwa pengelolaan potensi desa dengan tepat dapat menjadi solusi utama untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus menurunkan angka kemiskinan. Pernyataan ini disampaikan dalam pertemuannya dengan Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, pada Rabu, 13 Mei 2026.
Yandri menjelaskan bahwa pembangunan yang fokus dan terarah di desa akan berdampak langsung pada peningkatan kualitas hidup warga. Ia menekankan, “Kalau desa kita kelola dengan baik maka kesejahteraan akan muncul, di situlah kita akan tekan angka kemiskinan terutama yang masuk dalam desil 1 sampai desil 5.” Desil ini mengacu pada kelompok masyarakat dengan pendapatan terendah di suatu wilayah.
Dalam pertemuan tersebut, Bupati Garut menyampaikan sejumlah tantangan yang masih dihadapi daerahnya, seperti tingginya angka kemiskinan dan rendahnya tingkat pendidikan. Kabupaten Garut, dengan populasi sekitar 2,8 juta jiwa, memiliki sekitar 1,6 juta penduduk yang termasuk dalam kelompok desil 1 hingga desil 5. Kondisi ini menunjukkan bahwa hampir separuh penduduknya masih berjuang keluar dari garis kemiskinan.
Selain masalah kemiskinan, Abdusy juga menyoroti tingkat pendidikan yang masih perlu mendapat perhatian serius. Saat ini, rata-rata lama sekolah masyarakat di Garut tercatat sekitar 7,86 tahun, yang menunjukkan masih adanya kebutuhan untuk meningkatkan akses dan kualitas pendidikan di desa-desa.
Mendes Yandri pun menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mempercepat pembangunan desa. Kolaborasi ini diharapkan mampu memaksimalkan potensi lokal yang ada sehingga dapat menjadi penggerak utama peningkatan kesejahteraan dan pengurangan kemiskinan di wilayah tersebut.
Pernyataan ini menjadi fokus penting dalam upaya pemerintah untuk membangun desa secara menyeluruh, tidak hanya dari sisi fisik tapi juga pemberdayaan ekonomi dan sosial. Dengan pengelolaan yang optimal, desa diharapkan mampu menjadi basis utama dalam membangun masyarakat yang lebih maju dan mandiri.
Ke depan, Mendes dan jajaran pemerintah terkait akan terus mendorong program-program pembangunan desa yang tepat sasaran dan berkelanjutan guna memastikan setiap potensi yang ada dapat dimanfaatkan secara maksimal. Hal ini sekaligus menjadi upaya strategis untuk menekan angka kemiskinan, terutama di daerah-daerah dengan tingkat kemiskinan tinggi seperti Kabupaten Garut.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan