Media Kampung – Warga bersama anggota Komunitas Wiji Kendeng menggelar tradisi Jamasan Kendeng di lereng Pegunungan Kendeng, Desa Gadudero, Kecamatan Sukolilo, Pati, Jawa Tengah, pada Senin (22/6/2026). Tradisi tahunan yang jatuh pada bulan Suro atau Muharam ini merupakan ungkapan rasa syukur atas rezeki dari alam sekaligus ajakan untuk melestarikan lingkungan.

Dalam rangkaian acara, generasi muda Sedulur Sikep atau penganut ajaran Samin memukul lesung menggunakan alu. Aktivitas ini menjadi simbol kebersamaan dan penghormatan terhadap warisan budaya leluhur.

Pada malam hari, warga menggelar tradisi Lampora. Mereka berjalan membawa obor dan membentuk lingkaran di area perbukitan Kendeng. Cahaya obor yang menyala di tengah gelapnya malam menciptakan suasana khidmat.

Melalui tradisi ini, masyarakat tidak hanya menjaga warisan budaya, tetapi juga mengajak semua pihak untuk ikut serta menjaga kelestarian Pegunungan Kendeng dari berbagai ancaman kerusakan alam.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.