Media Kampung – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi melanjutkan penguatan pada perdagangan Rabu, 17 Juni 2026, setelah ditutup naik signifikan 4,12 persen ke level 6.254 pada perdagangan sebelumnya. Potensi bullish ini didorong oleh sentimen positif dari kesepakatan damai AS-Iran dan penguatan rupiah, meskipun investor tetap mencermati level support dan resistance.
Analis dari MNC Sekuritas memperkirakan IHSG sedang berada dalam wave (IV) dari wave 3 dan masih memiliki ruang untuk naik menuju area 6.476 hingga 6.577. Namun, potensi koreksi juga diwaspadai pada rentang 6.136 hingga 5.594. Level support berada di 5.784 dan 5.594, sementara resistance di 6.286 dan 6.459.
MNC Sekuritas merekomendasikan strategi Buy on Weakness dan Trading Buy untuk beberapa saham pilihan, termasuk PT Bumi Resources Tbk (BUMI) dan PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO). BUMI diperkirakan akan menguat signifikan 10,19 persen ke level 173, didukung peningkatan volume pembelian. Investor disarankan melakukan buy on weakness di rentang 157–170 dengan target harga 214 dan 238, serta stoploss di bawah 153.
ADRO diprediksi naik 1,75 persen ke level 2.320, dengan rekomendasi buy on weakness di rentang 2.240–2.300, target harga 2.410 dan 2.520, serta stoploss di bawah 2.220. Kedua saham ini menunjukkan momentum penguatan di atas MA20, menandakan tren positif.
Di sisi lain, BNI Sekuritas memperkirakan IHSG hari ini berpotensi koreksi terbatas di kisaran 6.230–6.260, dengan support 6.230–6.180 dan resistance 6.280–6.400. Aksi jual asing tercatat net sell Rp105,86 miliar, dengan saham BUMI, DSSA, ASII, DEWA, dan BRMS menjadi yang paling banyak dilepas. Meski demikian, likuiditas pasar tetap terjaga dan volatilitas tinggi membuka peluang scalping bagi investor jangka pendek.
Saham-saham lain yang direkomendasikan oleh BNI Sekuritas antara lain BMRI, BRMS, SSIA, TINS, ANTM, dan TPIA. Sementara itu, Mitrapost menambahkan BIPI, MEDC, dan AADI sebagai saham potensial untuk scalping karena likuiditas tinggi dan pergerakan harga yang agresif.
Pasar saham Asia bervariasi pada perdagangan Selasa, 16 Juni 2026, dengan Nikkei naik 0,13 persen, Kospi melesat 2,11 persen, dan Hang Seng turun 1,4 persen. Wall Street mencatat Dow Jones all time high, namun Nasdaq terkoreksi 1,15 persen. Investor kini menanti keputusan bank sentral Jepang dan Australia.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.




