Media Kampung – Pertamina Patra Niaga memastikan ketersediaan BBM subsidi di Jawa Timur tetap aman meskipun terjadi peningkatan konsumsi dalam sepekan terakhir yang memicu antrean di sejumlah SPBU. Area Manager Communication, Relations & CSR Jatimbalinus, Ahad Rahedi, menyatakan bahwa penyaluran BBM subsidi dilakukan sesuai kuota pemerintah dan diperuntukkan bagi masyarakat yang berhak.

Pada Jumat, 27 Juni 2026, Rahedi mengungkapkan realisasi penyaluran Biosolar di Jawa Timur pada Juni 2026 telah melampaui 100 persen dari kuota berjalan, sementara Pertalite mencapai 96 persen. Meskipun demikian, Pertamina memastikan pasokan masih mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Untuk mengantisipasi lonjakan permintaan, Pertamina melakukan berbagai langkah percepatan distribusi. Langkah-langkah tersebut meliputi optimalisasi pengiriman dari Terminal BBM, alih suplai dari terminal terdekat ke daerah yang mengalami lonjakan, penerapan double alih suplai, dan optimalisasi armada mobil tangki. Hal ini dilakukan agar distribusi BBM berlangsung lebih cepat ke wilayah prioritas.

Pertamina juga melakukan pengawasan intensif terhadap pasokan dan distribusi di seluruh wilayah Jawa Timur dengan mengedepankan aspek keselamatan dalam setiap aktivitas operasional. Masyarakat yang membutuhkan informasi lebih lanjut mengenai produk dan layanan Pertamina dapat menghubungi Pertamina Contact Center di nomor 135.

Dengan langkah-langkah ini, Pertamina berharap kondisi penyaluran BBM subsidi dapat segera kembali normal dan kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.