Media Kampung – Harga BBM Pertamina hari ini, 26 Juni 2026, masih menjadi sorotan. Kenaikan harga Pertamax dan Pertamax Green 95 pada 10 Juni 2026 memicu pergeseran konsumsi ke Pertalite, yang berujung pada antrean panjang di sejumlah SPBU di berbagai daerah, seperti Pekanbaru dan Bondowoso.
PT Pertamina Patra Niaga menaikkan harga Pertamax dari Rp12.300 menjadi Rp16.250 per liter, sementara Pertamax Green 95 naik dari Rp12.900 menjadi Rp17.000 per liter. Kenaikan ini disebut masih di bawah harga keekonomian yang diperkirakan mencapai Rp19.000-Rp20.000 per liter. Pemerintah memastikan harga BBM nonsubsidi mengacu pada mekanisme pasar dan akan turun jika harga minyak dunia menurun.
Akibat kenaikan tersebut, permintaan Pertalite melonjak 10-20 persen di beberapa SPBU. Di Bondowoso, SPBU Tamansari sempat tidak menjual Pertalite karena keterlambatan distribusi, bukan karena stok habis. Manajer SPBU, Jagir, menjelaskan bahwa alokasi harian 16.000 liter sering habis sebelum sore. Sementara di Pekanbaru, antrean panjang terjadi di hampir semua SPBU, membuat macet lalu lintas. Anggota DPRD Pekanbaru, Aidhil Nur Putra, meminta Pertamina mengevaluasi distribusi BBM subsidi dan jangan hanya bekerja di balik meja.
Kementerian ESDM menjamin pasokan Pertalite aman. Dirjen Migas Laode Sulaeman menyatakan tim BPH Migas bekerja 24 jam untuk mempercepat pengiriman ke SPBU guna mengurai antrean. Pemerintah juga berkomitmen tidak menaikkan harga BBM subsidi untuk menjaga daya beli masyarakat.
Harga BBM Pertamina per 26 Juni 2026 untuk wilayah Jakarta: Pertalite (subsidi) belum berubah, Pertamax Rp16.250/liter, Pertamax Green 95 Rp17.000/liter, Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex juga masih mengacu pada penyesuaian sebelumnya. Masyarakat diimbau untuk memantau informasi resmi Pertamina terkait harga terbaru.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.





Tinggalkan Balasan