Media Kampung – Sembilan warga negara Indonesia (WNI) yang tergabung sebagai relawan dalam flotilla kemanusiaan untuk Gaza kini telah berada di Istanbul, Turki, dan dijadwalkan tiba di Bandara Soekarno-Hatta pada Minggu sore sekitar pukul 15.30 WIB.

Duta Besar RI untuk Turki, Achmad Rizal Purnama, mengonfirmasi kondisi para relawan yang kini mulai membaik setelah melewati masa penahanan di Israel. Sebelum keberangkatan menuju Jakarta, mereka menjalani pemeriksaan kesehatan guna memastikan keselamatan dan kesiapan perjalanan pulang.

“Seluruh WNI saat ini berada dalam kondisi aman di Istanbul dan dijadwalkan tiba di Jakarta besok sore sekitar pukul 15.30 WIB,” ujar Achmad Rizal dalam wawancara bersama PRO 3 RRI, Jakarta, Sabtu, 23 Mei 2026.

Pemerintah Indonesia terus memantau perkembangan kondisi para relawan sejak mereka dibebaskan dari penahanan. Proses pendampingan juga dilakukan secara intensif selama pemulangan berlangsung untuk memenuhi kebutuhan dasar serta memfasilitasi komunikasi dengan keluarga masing-masing relawan.

Beberapa relawan sempat hanya membawa pakaian tahanan saat dibebaskan dari Israel. Oleh sebab itu, tim pendamping menyediakan perlengkapan pakaian dan kebutuhan lain yang diperlukan untuk perjalanan mereka kembali ke tanah air.

Selain pemeriksaan medis, pemerintah menyiapkan pendampingan pemulihan psikologis setelah para relawan tiba di Indonesia. Upaya ini dilakukan untuk memastikan kondisi mental mereka tetap stabil menyusul pengalaman berat selama penahanan.

Achmad Rizal menambahkan, “Kami menyediakan dukungan lanjutan termasuk pemeriksaan kesehatan dan pemulihan psikologis bagi yang membutuhkan setelah kepulangan mereka ke tanah air.”

Koordinator Media Global Peace Convoy Indonesia (GPCI), Harfin Naqsyabandy, memastikan seluruh sembilan relawan telah resmi dibebaskan dan kini dalam perjalanan pulang ke Indonesia. Mereka berangkat menggunakan pesawat Emirates dari Istanbul pada Sabtu malam pukul 19.35 waktu setempat dan transit di Dubai sebelum tiba di Jakarta pada Minggu sore pukul 15.30 WIB.

Peristiwa pembebasan dan pemulangan relawan ini menjadi perhatian pemerintah dan masyarakat, mengingat misi kemanusiaan yang mereka emban serta kondisi yang dihadapi selama penahanan. Pemulangan para relawan menjadi langkah penting untuk memastikan mereka mendapatkan penanganan yang layak dan dapat kembali beraktivitas dengan kondisi kesehatan dan mental yang terjaga.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.