Media Kampung – Kepala perusahaan Take-Two, induk dari Rockstar Games, percaya bahwa antusiasme terhadap Grand Theft Auto 6 (GTA 6) akan tetap tinggi meskipun ada kenaikan harga konsol game. Hal ini dinyatakan menjelang peluncuran GTA 6 yang dijadwalkan pada November 2026, di tengah situasi biaya perangkat keras konsol yang mengalami peningkatan signifikan.

Dalam beberapa bulan terakhir, harga konsol seperti PlayStation 5 (PS5) dan Xbox Series X dan S naik tajam. Sony menaikkan harga PS5 menjadi mulai dari 600 dolar AS dan PS5 Pro mencapai 900 dolar AS sejak April. Selain itu, biaya berlangganan PlayStation Plus yang wajib untuk bermain online juga mengalami kenaikan. Microsoft juga mengikuti tren yang sama dengan menaikkan harga Xbox Series X dan S, meski menurunkan harga Xbox Game Pass.

GTA 6 yang sangat dinanti-nantikan hanya akan tersedia di konsol generasi terbaru tersebut saat peluncuran, tanpa versi PC. Hal ini berarti pemain harus memiliki konsol modern untuk menikmati game tersebut, dan banyak yang kemungkinan akan membeli konsol pertama kali demi memainkan GTA 6. Namun, muncul kekhawatiran apakah lonjakan harga konsol akan mengurangi minat beli konsumen baru, sehingga mempengaruhi potensi kesuksesan game tersebut.

Strauss Zelnick, CEO Take-Two, menolak anggapan tersebut dan yakin konsumen tetap akan datang jika produk yang ditawarkan sesuai dengan harapan mereka. “Harga game frontline secara riil telah menurun secara signifikan dalam 30 tahun terakhir, bahkan jika dihitung inflasi. Tugas kami adalah menghadirkan pengalaman yang jauh lebih baik dibandingkan harga yang dibayar, sehingga pembeli merasa puas,” ujar Zelnick.

Meski optimistis, Zelnick juga mengakui bahwa banyak konsumen menghadapi tekanan ekonomi. Dia menegaskan pentingnya memberikan nilai hiburan terbaik agar tetap menarik bagi pasar. Prediksi keuangan perusahaan tahun ini sangat positif, didukung oleh asumsi pertumbuhan jumlah pemilik konsol PS5 dan Xbox Series X dan S yang menjadi platform eksklusif GTA 6.

Data penjualan terkini menunjukkan Sony menjual 1,5 juta unit PS5 dalam kuartal terakhir, turun 46 persen dibandingkan periode sama tahun sebelumnya. Microsoft tidak secara resmi mengumumkan penjualan konsol, namun melaporkan pendapatan dari perangkat keras Xbox menurun 33 persen secara tahunan. Hingga Maret 2026, PS5 telah terjual lebih dari 93 juta unit, sementara Xbox Series X dan S masih tertinggal jauh.

Zelnick menyatakan bahwa basis konsol saat ini sudah cukup kuat dan memperkirakan akan tumbuh menjelang peluncuran GTA 6, terutama karena musim liburan akhir tahun. Dia juga yakin bahwa kehadiran GTA 6 sendiri akan mendorong penjualan konsol. Tanggal rilis GTA 6 yang jatuh pada 19 November 2026, tepat seminggu sebelum Black Friday, diharapkan dapat memicu lonjakan pembelian konsol.

Namun, ada sejumlah tantangan seperti ketersediaan stok konsol dan dampak kenaikan biaya produksi serta gangguan rantai pasokan akibat permintaan komponen yang meningkat dari sektor lain seperti kecerdasan buatan. Meski demikian, peluncuran GTA 6 dipandang sebagai salah satu momen paling penting dalam siklus hidup konsol generasi ini.

Mengenai harga GTA 6, Zelnick menegaskan fokus pada nilai yang sepadan dengan biaya yang dikeluarkan konsumen. Sementara beberapa analis memperkirakan harga game bisa mencapai 80 dolar AS atau lebih, Take-Two belum mengonfirmasi harga resmi. Zelnick juga memastikan bahwa tanggal rilis GTA 6 tidak akan mengalami penundaan dan pemasaran game ini akan dimulai bersamaan dengan pembukaan pre-order di musim panas.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.