Media Kampung – MPR RI mengambil keputusan untuk mengulang final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar tingkat Kalimantan Barat setelah munculnya kontroversi terkait penilaian yang menimbulkan protes dari peserta dan menjadi sorotan publik.
Pelaksanaan ulang lomba ini akan diawasi langsung oleh pimpinan MPR untuk memastikan kelancaran dan keadilan. Selain itu, dewan juri yang sebelumnya bertugas diganti dengan pihak independen dari luar sekretariat agar penilaian dapat berlangsung objektif dan transparan.
Keputusan tersebut memicu reaksi dari Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI). Dewan Pakar FSGI Retno Listyarti menilai kebijakan mengulang lomba kurang tepat dan justru merugikan para peserta yang sudah dinyatakan sebagai pemenang sebelumnya.
“Kalau diulang, kemungkinan pemenangnya bisa berubah dan berdampak psikologis bagi peserta. Anak-anak sudah berlatih lama dan kehilangan semangat mengikuti lomba ulang,” ujar Retno dalam wawancara dengan PRO 3 RRI pada Sabtu, 16 Mei 2026.
Retno menambahkan bahwa MPR sebaiknya lebih fokus mengevaluasi sistem dan mekanisme perlombaan agar kejadian serupa tidak terulang di masa depan. Ia juga meminta agar MPR melakukan investigasi internal terhadap kinerja dewan juri yang dianggap kurang sigap menangani protes dari peserta.
Di sisi lain, Kepala SMAN 1 Pontianak, Indang Maryati, menyatakan bahwa pihak sekolah tidak akan mengikuti pelaksanaan ulang LCC Empat Pilar. Ia menegaskan bahwa langkah yang diambil sekolah semata-mata untuk meminta kejelasan terkait poin-poin yang dipersoalkan, bukan untuk menjatuhkan kredibilitas MPR.
“SMAN 1 Pontianak tidak berniat menghapus hasil lomba, tetapi hanya ingin mendapatkan kejelasan terhadap poin-poin yang menjadi persoalan,” ujar Indang Maryati.
Perkembangan terbaru menunjukkan bahwa proses pengulangan lomba akan segera dijalankan dengan pengawasan ketat dan penjurian yang lebih independen. Keputusan MPR ini diharapkan dapat mengembalikan kepercayaan peserta dan publik terhadap pelaksanaan LCC Empat Pilar di Kalimantan Barat.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan