Media Kampung – Delapan tim mahasiswa Universitas Diponegoro (UNDIP) berhasil meloloskan subproposal mereka ke tahap seleksi akhir nasional Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) 2026.

Seleksi administrasi dan substansi yang dilaksanakan 1‑27 April 2026 oleh Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi menilai 2.192 subproposal dari 440 perguruan tinggi, dan hanya 285 yang melanjutkan ke tahap akhir. Dari 10 subproposal UNDIP, delapan tim berhasil melewati penilaian substansi.

Tim‑tim yang terpilih meliputi “Transformasi Desa Bejaten Menuju Desa Cerdas, Berdaya, dan Berkelanjutan melalui Pojok Literasi MENITI”, “KSATRIA: Revitalisasi Kelompok Sadar Wisata Tri Kartika Glawan”, “SRIKANDI Naik Kelas: Transformasi Kelembagaan dan Ekspansi Pasar PisPong Kelurahan Pongangan”, “Pemberdayaan Desa Lanjan melalui Hilirisasi Kopi Sejiwa Lan Java”, “SAHABAT TANI: Sistem Cerdas Pengendalian Hama Tikus Berbasis Ultrasonik dan Biopestisida”, “Aktualisasi Eco‑Mitigation Disaster Program Berbasis Community Development melalui KENCANA”, “NATHER: Inovasi Banana Bio‑Leather melalui Pemberdayaan Ecopreneur”, serta “WE‑SMARTA: Implementasi Smart Aquaculture untuk Optimalisasi Kualitas Air dan Produktivitas Budidaya Ikan di Desa Wedung, Demak”.

Keberhasilan tersebut tidak lepas dari bimbingan dosen dan dukungan Tim Task Force PPK Ormawa UNDIP yang terdiri atas Ir. Daud Samsudewa, S.Pt., M.Si., Ph.D., IPM., Dr. Tutik Dalmiyatun, S.Pt., M.Sc., An’im Kafabih, S.E., M.E., serta Foza Hadyu Hasanatina, S.E., M.Sc., yang memberikan arahan strategis serta evaluasi substansi proposal.

Grace Alice Tiantya Putri, perwakilan BEM FEB UNDIP, menyatakan, “Lolos hingga tahap presentasi menjadi langkah awal yang sangat berarti bagi tim kami, karena proses penyusunan proposal memakan waktu, tenaga, dan pikiran yang tidak sedikit.”

Ir. Daud Samsudewa menambahkan, “Kami ucapkan selamat kepada seluruh tim yang lolos pada seleksi substansi PPK Ormawa 2026, dan mengimbau mereka mempersiapkan diri sebaik‑baiknya untuk seleksi akhir agar dapat memperoleh pendanaan.”

Program PPK Ormawa merupakan inisiatif kementerian untuk meningkatkan kapasitas organisasi kemahasiswaan melalui proyek pengabdian masyarakat yang inovatif, sehingga mahasiswa dapat berkontribusi langsung pada pembangunan desa dan lingkungan.

Seleksi akhir berupa presentasi dan wawancara dijadwalkan pada 11‑13 Mei 2026, di mana masing‑masing tim akan memaparkan rencana kegiatan di hadapan panel penilai nasional.

UNDIP menegaskan komitmennya untuk terus mendorong mahasiswa menjadi agen perubahan yang aktif, inovatif, dan berdaya saing melalui program serupa yang berdampak langsung pada masyarakat.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.