Media KampungAhmad Dhani pada Selasa, 5 Mei 2026, kembali menyoroti perceraian yang terjadi dengan mantan istri sekaligus rekan musiknya, Maia Estianty, dengan mengungkap bukti perselingkuhan yang selama dua dekade disembunyikan. Dhani menegaskan bahwa ia menjatuhkan talak tiga kepada Maia melalui pesan singkat pada Desember 2006 karena alasan perselingkuhan, dan kini mempublikasikan dokumen yang memuat kronologi dugaan perselingkuhan serta tanda tangan keduanya.

Pengungkapan ini dilakukan di acara Java Rock Kemang, kawasan Kemang, Jakarta Selatan, di mana Dhani menjawab pertanyaan wartawan tentang proses perceraian yang selama ini hanya diketahui publik melalui laporan media. “Secara agama, saya yang menceraikan Maia pada Desember 2006. Karena Maia selingkuh, saya ceraikan dia,” ujar Dhani tegas. Ia menambahkan, “Saya talak tiga langsung lewat SMS. Itu sudah banyak yang tahu,” menegaskan cara penyampaian talak tersebut.

Menurut mediakampung.com, Dhani menampilkan sebuah dokumen perjanjian yang ditandatangani oleh kedua belah pihak, yang menurutnya berisi rangkaian kronologi perselingkuhan Maia dengan pria lain, lengkap dengan tanda tangan sebagai bukti sah. Dhani menjelaskan alasan menahan pengungkapan selama 20 tahun adalah untuk melindungi anak-anaknya yang pada saat itu masih kecil. “Kenapa ini baru diungkap setelah 20 tahun? Karena waktu itu saya tidak mau anak‑anak kami masih kecil mengetahui bahwa ibunya diceraikan karena selingkuh. Bukti itu ada, lengkap dengan tanda tangan,” jelasnya sambil memperlihatkan dokumen tersebut.

Perkawinan Ahmad Dhani dan Maia Estianty dimulai pada November 1996 dan menghasilkan tiga anak, yakni Al, El, dan Dul. Hubungan mereka berlangsung selama lebih dari satu dekade sebelum berakhir secara resmi pada tahun 2008, setelah proses hukum di Pengadilan Agama. Dhani menegaskan bahwa talak agama sudah terjadi jauh sebelum pengajuan gugatan cerai di pengadilan, sehingga proses hukum semata menjadi formalitas lanjutan. “Karena sudah tidak ada harapan, akhirnya Maia mengajukan gugatan cerai secara negara ke Pengadilan Agama. Jadi posisinya saat itu saya sudah menjatuhkan talak tiga,” papar Dhani.

Latar belakang perselingkuhan yang diungkap Dhani bukan tanpa konteks. Pada masa itu, muncul pula isu perselingkuhan Dhani dengan Mulan Jameela, mantan vokalis grup Ratu, yang sempat mengalihkan sorotan publik. Mulan sebelumnya merupakan rekan kerja Maia di Ratu, menambah kompleksitas drama pribadi kedua musisi tersebut. Namun, Dhani menegaskan bahwa fokus utama pengungkapan kali ini adalah bukti perselingkuhan Maia, bukan isu lainnya.

Pengungkapan ini menimbulkan gelombang reaksi di kalangan netizen dan pengamat musik. Beberapa pihak menilai bahwa Dhani berhak mengungkapkan fakta demi keadilan moral, sementara yang lain menilai tindakan tersebut sebagai upaya memperpanjang drama pribadi di mata publik. Media lokal mencatat bahwa dokumen yang ditunjukkan Dhani belum diverifikasi secara independen oleh lembaga forensik, sehingga kebenaran materi masih menjadi pertanyaan terbuka.

Sejak pengumuman tersebut, tidak ada laporan resmi mengenai tindakan hukum terhadap Maia Estianty. Kedua belah pihak tampaknya memilih untuk tidak menanggapi secara publik, dan fokus media beralih pada respons publik serta implikasi sosial dari pengungkapan tersebut. Sementara itu, anak‑anak mereka yang kini dewasa, belum memberikan komentar terkait dampak emosional yang mungkin timbul dari publikasi bukti lama ini.

Ke depannya, pengungkapan ini dapat menjadi referensi bagi kasus perceraian selebriti di Indonesia, khususnya terkait penggunaan media digital untuk menyampaikan talak atau bukti pribadi. Dhani menutup pernyataannya dengan harapan bahwa publik dapat memahami alasan di balik penundaan pengungkapan, sekaligus menghormati privasi keluarga yang terlibat.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.