Media Kampung – Sebuah pick‑up bermuatan kelapa terguling di Tol Gempol‑Pasuruan pada Selasa dini hari setelah ban kiri belakangnya pecah, namun pengemudi selamat tanpa korban jiwa.
Kecelakaan terjadi pada kilometer 808,800 B, tepatnya pada pukul 01.30 WIB, melibatkan pick‑up Traga berplat nomor P‑8465‑GI yang melaju dari arah Jember menuju Surabaya.
Pengemudi kendaraan tersebut bernama Mujiono, warga Krajan Barat, Kabupaten Jember, yang mengemudikan truk kecil itu untuk mengantar muatan kelapa ke pasar Surabaya.
AKBP Hendrix Kusuma, Kasat PJR Ditlantas Polda Jatim, menjelaskan, “Kendaraan pikap bermuatan kelapa ini terguling setelah sopir tidak bisa mengendalikan akibat pecah Ban belakang kiri.”
Mujiono hanya mengalami luka lecet pada pipi dan lengan, yang langsung ditangani tim medis di lokasi sebelum dipulangkan ke rumah sakit.
Insiden tersebut sempat menghambat arus lalu lintas di jalur lambat Tol Gempol‑Pasuruan selama kurang lebih satu jam, namun setelah kendaraan dievakuasi, lalu lintas kembali normal.
Tim evakuasi jalan tol, termasuk unit bantuan jalan raya dan petugas PJR, berhasil memindahkan pick‑up yang terbalik ke area aman menggunakan derek dan truk tangki.
Polda Jatim kembali mengimbau pengemudi untuk memeriksa kondisi ban dan beban muatan secara rutin sebelum melakukan perjalanan jauh, guna mencegah terulangnya kejadian serupa.
Kecelakaan tunggal akibat pecah ban memang kerap terjadi di jalan tol yang menuntut kecepatan tinggi, sehingga keausan ban menjadi faktor kritis bagi keselamatan.
Saat ini Mujiono telah pulih dan kendaraan telah diamankan, sementara pihak kepolisian melanjutkan proses administrasi kecelakaan.
Kasus ini menjadi pengingat bagi pelaku usaha transportasi bahwa perawatan kendaraan, terutama ban, harus menjadi prioritas utama sebelum menempuh rute utama.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan