Media KampungSligo Rovers berhasil menahan St Patrick’s Athletic imbang 1-1 di Showgrounds setelah penalti kontroversial menambah satu poin penting bagi kedua tim.

Kian Leavy membuka keunggulan St Patrick’s Athletic pada menit ketujuh dengan tembakan kiri yang melesat melewati kiper Sam Sargeant, memberi tamu awal yang mengesankan.

Namun, Sligo Rovers harus menelan tekanan sejak awal, karena mereka bermain tanpa delapan pemain reguler dan kesulitan menggerakkan bola ke depan.

Pada menit ke-42, wasit Marc Lynch menghentikan aksi setelah Carl McHugh tampak bersentuhan dengan Luke Turner saat Turner berusaha membersihkan bola, dan mengeluarkan penalti untuk Sligo.

Stephen Kenny, pelatih St Patrick’s Athletic, mengkritik keputusan tersebut dengan tegas, menyatakan, “We feel it’s harsh,” dan menilai keputusan itu mengubah alur pertandingan secara signifikan.

Keputusan penalti menimbulkan protes keras dari pemain dan pendukung St Patrick’s Athletic, namun Archie Meekison tidak terpengaruh dan mengeksekusi tendangan dengan tenang ke sudut kanan gawang Joe Anang.

Meekison menyamakan kedudukan tepat tiga menit sebelum jeda, menjadikan skor 1-1 dan mengembalikan semangat Sligo menjelang babak kedua.

Babak kedua dimulai dengan Sligo lebih menguasai penguasaan bola, namun peluang mereka terbatas; James McManus menembak dari umpan Ollie Denham namun bola melambung di atas tiang.

St Patrick’s Athletic juga menciptakan peluang, dengan Glory Nzingo meleset delapan menit dari waktu akhir dan Max Mata meleset pada menit tambahan, menegaskan intensitas akhir laga.

Pertandingan digelar di hadapan 3.163 penonton yang memenuhi Showgrounds, menciptakan atmosfer penuh antusiasme meski cuaca agak mendung.

Kemenangan satu poin ini menempatkan St Patrick’s Athletic tiga poin di belakang pemimpin liga Shamrock Rovers, sementara Sligo Rovers tetap berada sembilan poin di atas Waterford di posisi kesembilan.

Dengan hasil imbang ini, rekor tak terkalahkan Sligo di kandang bertambah menjadi empat pertandingan, menegaskan ketangguhan mereka di lapangan sendiri meski harus berjuang melawan skuad yang hampir lengkap.

Ke depannya, Sligo Rovers akan menantang Shamrock Rovers pada pekan berikutnya, sementara St Patrick’s Athletic harus memperbaiki performa mereka untuk kembali mengejar puncak klasemen.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.