Media Kampung – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) resmi mengubah arah kebijakan literasinya, menekankan literasi hukum dan politik untuk memperkuat kualitas kebijakan dan partisipasi publik.
Pengumuman tersebut disampaikan oleh Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan NTB, Ashari, pada Selasa 5 Mei, sekaligus menyoroti pencapaian provinsi sebagai peringkat kedua nasional dalam Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat (IPLM).
“Literasi bukan sekadar membaca. Masyarakat dan aparatur harus memahami aturan dan proses kebijakan secara utuh,” tegas Ashari dalam konferensi pers di Mataram.
“Jangan sampai kebijakan dibuat tanpa dasar hukum kuat, karena dampaknya langsung ke masyarakat,” ia menambah, memperingatkan potensi kebijakan bermasalah akibat lemahnya pemahaman hukum.
Di samping itu, Ashari menilai literasi politik krusial untuk membangun demokrasi sehat, mengingat pemahaman politik masyarakat masih bersifat pragmatis dan cenderung muncul hanya pada masa pemilu.
“Publik harus tahu alasan di balik kebijakan, bukan sekadar menerima hasil,” ungkapnya, menekankan pentingnya transparansi dan analisis kritis dalam proses pengambilan keputusan.
Ia juga menyoroti praktik politik uang yang masih terjadi, menyatakan bahwa peningkatan literasi politik dapat menjadi kunci utama untuk menekan fenomena tersebut.
Untuk mengimplementasikan strategi baru, Pemprov NTB menggerakkan jaringan Bunda Literasi hingga tingkat desa dan kecamatan, melibatkan lebih dari 140 komunitas literasi di seluruh provinsi.
Program kemah literasi terus digencarkan, menargetkan beragam kalangan mulai dari anak‑anak sekolah dasar hingga mahasiswa, guna menanamkan pemahaman hukum dan politik secara praktis.
Ke depan, pemerintah berencana memperkuat layanan perpustakaan dengan pembaruan koleksi buku serta studi komparasi ke luar negeri, sehingga sumber daya informasi tetap relevan dan up‑to‑date.
Langkah ini diarahkan untuk membentuk masyarakat NTB yang tidak hanya gemar membaca, tetapi juga kritis, sadar hukum, dan aktif dalam proses demokrasi.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan