Media Kampung – Sebuah kecelakaan fatal melibatkan sepeda motor dan truk terjadi di Jalan Mayjend Sungkono, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik, pada Senin (4/5) tengah malam. Motor oleng menabrak truk, menewaskan seorang pria berusia 24 tahun asal Lamongan.
Kejadian tercatat sekitar pukul 23.15 WIB tepat di depan gardu PLN Segoromadu. Korban bernama Nurbito Albarliyah, 24 tahun, warga Pangkatrejo, Kecamatan Sugio, Kabupaten Lamongan, ditemukan tewas di lokasi.
Kapolsek Kebomas, Kompol Gatot Setyo Budi, menjelaskan bahwa korban mengendarai sepeda motor Suzuki dengan nomor polisi S-4712-LQ, bergerak dari arah barat ke timur ketika insiden terjadi.
Saat melintasi jalan, motor korban tiba‑tiba oleng ke kanan melewati garis tengah, menimbulkan situasi berbahaya di jalur dua arah.
Pada saat bersamaan, sebuah truk Colt Diesel berplat DK-8121-VE, dikemudikan oleh Ibrahim, 24 tahun, warga Kediri, melaju dari arah berlawanan dengan kecepatan sedang.
“Pengendara sepeda motor tiba‑tiba oleng ke kanan hingga menabrak body kiri samping kendaraan truk yang datang dari arah berlawanan,” ujar Kompol Gatot.
Benturan keras menyebabkan korban mengalami luka berat di kepala, yang langsung dinyatakan meninggal dunia di tempat kejadian.
Jenazah Nurbito kemudian dievakuasi ke Rumah Sakit Ibnu Sina Gresik untuk dilakukan visum et repertum serta proses identifikasi.
Tidak ada korban lain yang terluka, sementara kerugian material akibat kerusakan kendaraan diperkirakan mencapai sekitar dua juta rupiah.
Tim Polsek Kebomas yang menerima laporan langsung menuju lokasi, mengevakuasi korban, mengamankan barang bukti, dan berkoordinasi dengan Unit Laka Satlantas Polres Gresik untuk penyelidikan lebih lanjut.
Kecelakaan serupa sering terjadi di wilayah Jawa Timur, terutama pada malam hari, di mana faktor kelelahan, kurangnya penerangan, dan kondisi jalan yang licin meningkatkan risiko oleng motor.
Pihak kepolisian terus mengingatkan pengguna jalan agar selalu memakai helm standar, menjaga kecepatan, serta menghindari mengemudi dalam kondisi lelah atau mengonsumsi zat yang memengaruhi konsentrasi.
Hingga kini penyelidikan masih berlangsung, belum ada temuan pelanggaran lalu lintas lain, dan keluarga korban telah diberitahu secara resmi oleh pihak berwenang.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan