Media Kampung, Sumenep – Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Sumenep terus mematangkan persiapan menghadapi tahapan wawancara Penilaian Nasional Zona Integritas (ZI) Tahun 2026. Salah satu langkah yang dilakukan adalah mengikuti simulasi wawancara secara daring yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama RI pada Kamis, 23 Juli 2026.

Kegiatan simulasi berlangsung di ruang rapat Kantor Kemenag Kabupaten Sumenep dan diikuti oleh Ketua Tim Zona Integritas, Muh. Rifai Hasyim, bersama seluruh anggota tim. Simulasi difokuskan untuk memperkuat pemahaman terhadap substansi penilaian, teknik penyampaian materi, serta kesiapan dalam memaparkan berbagai inovasi dan bukti implementasi pembangunan Zona Integritas.

Baca juga:

Pelaksanaan simulasi merupakan tindak lanjut setelah Kemenag Sumenep dinyatakan lolos seleksi administrasi Evaluasi Nasional Zona Integritas yang diumumkan melalui Portal Reformasi Birokrasi pada 10 Juli 2026. Muh. Rifai Hasyim menyatakan keberhasilan melaju ke tahap wawancara nasional merupakan hasil kerja sama seluruh jajaran dalam membangun budaya kerja berorientasi integritas dan peningkatan kualitas pelayanan.

“Alhamdulillah, Kemenag Sumenep menjadi salah satu dari 35 satuan kerja yang berhak mengikuti tahapan penilaian nasional. Capaian ini merupakan hasil kolaborasi dan komitmen seluruh ASN dalam membangun Zona Integritas secara berkelanjutan,” ujarnya. Menurutnya, simulasi wawancara menjadi momentum penting untuk memastikan seluruh anggota tim memahami indikator penilaian sekaligus mampu menyampaikan capaian pembangunan Zona Integritas secara sistematis dan meyakinkan di hadapan Tim Penilai Nasional (TPN).

Baca juga:

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sumenep, Abdul Wasid, mengapresiasi dedikasi seluruh Tim Zona Integritas yang terus menunjukkan semangat dan kekompakan dalam mempersiapkan setiap tahapan penilaian. Ia menilai lolosnya Kemenag Sumenep pada tahap seleksi administrasi merupakan capaian yang patut disyukuri sekaligus menjadi motivasi untuk memberikan hasil terbaik pada proses wawancara nasional.

“Keberhasilan ini adalah buah dari kerja keras seluruh tim. Saya berharap semangat kebersamaan, optimisme, dan integritas terus dipertahankan sehingga Kemenag Sumenep mampu meraih hasil terbaik serta menjadi contoh dalam mewujudkan birokrasi yang bersih, akuntabel, dan melayani masyarakat,” kata Abdul Wasid.

Baca juga:

Melalui berbagai tahapan persiapan tersebut, Kementerian Agama Kabupaten Sumenep optimistis mampu menunjukkan komitmen nyata dalam membangun tata kelola pemerintahan yang profesional, transparan, dan berorientasi pada peningkatan kualitas pelayanan publik.