Media Kampung – Sebanyak 100 anak dari wilayah sekitar kawasan industri SIER di Surabaya mengikuti khitan massal dalam rangka HUT ke-52 PT Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER). Kegiatan yang berlangsung di Wisma SIER pada Selasa, 23 Juni 2026 ini menggunakan metode modern Bipolar Tech atau Bipolar Sealer, yaitu teknik pemotongan dan penyegelan jaringan tanpa jahitan.
Direktur Pemasaran dan Pengembangan PT SIER, Jefri Ikhwan Maarif, mengungkapkan bahwa sekitar 85 persen peserta merupakan putra-putra warga yang tinggal di sekitar wilayah operasional perusahaan. “Tahun ini kami bersyukur karena sekitar 85 persen peserta khitan merupakan putra-putra dari warga yang tinggal di sekitar wilayah operasional perusahaan,” ujarnya. Menurut Jefri, tingginya partisipasi masyarakat menunjukkan bahwa program sosial perusahaan dapat menjangkau warga yang hidup berdampingan dengan kawasan industri.
Khitan massal ini bukan sekadar perayaan ulang tahun perusahaan, melainkan juga bentuk komitmen SIER untuk membangun hubungan harmonis dengan masyarakat sekitar. “Khitan massal ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam membangun hubungan yang harmonis dan berkelanjutan dengan masyarakat sekitar, sekaligus menjadi rangkaian peringatan HUT ke-52 SIER,” kata Jefri.
Salah satu peserta, Azka Zulfikar Hamzah (usia tidak disebutkan), asal Rungkut Kidul, tampak ceria dan antusias saat tiba di lokasi bersama kedua orang tuanya. Kehadiran orang tua yang mendampingi sejak persiapan hingga penanganan medis membuat Azka merasa tenang. Ayah Azka, Amirul Hubalah, mengapresiasi kegiatan tersebut. “Terima kasih SIER yang telah menyelenggarakan kegiatan ini. Selain membantu masyarakat, acara ini juga memberikan pengalaman yang menyenangkan bagi anak-anak karena mereka mendapat perhatian dan pendampingan yang baik selama proses khitan,” katanya.
Metode Bipolar Tech yang digunakan dalam khitan massal ini memanfaatkan perangkat berfrekuensi tinggi untuk memotong sekaligus menyegel jaringan kulit. Teknik perekat atau lem medis menggantikan jahitan, sehingga mampu meminimalkan pendarahan, mempercepat proses, dan memberikan kenyamanan lebih bagi anak-anak. Pelaksanaan dilakukan di lantai 1 Wisma SIER bekerja sama dengan Klinik SIER dan tenaga medis profesional. Informasi kegiatan sebelumnya disampaikan kepada perangkat desa untuk diteruskan kepada masyarakat.
Selain layanan khitan gratis, seluruh peserta menerima paket perlengkapan sekolah, uang saku, sarung, dan peci. Bingkisan ini menambah kegembiraan anak-anak setelah menjalani tindakan medis. Jefri berpesan kepada para peserta agar tidak takut dan mengikuti arahan dokter serta tenaga medis. “Hari ini adalah momen yang istimewa. Tetap semangat, jangan takut, dan ikuti arahan dari dokter serta tenaga medis yang bertugas,” tuturnya. Ia berharap anak-anak tersebut tumbuh menjadi generasi yang sehat, saleh, berbakti kepada orang tua, dan membanggakan keluarga.
Kegiatan khitan massal ini juga menjadi bagian dari dukungan SIER terhadap Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals), khususnya di bidang kesehatan, pengurangan kesenjangan, permukiman berkelanjutan, dan kemitraan.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.





Tinggalkan Balasan