Media Kampung – Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia mengumumkan bahwa daging dam dari jemaah haji Indonesia tahun 2026 akan disalurkan kepada masyarakat Palestina. Langkah ini merupakan bagian dari program bantuan kemanusiaan yang menunjukkan kepedulian Indonesia terhadap rakyat Palestina yang membutuhkan.
Wakil Menteri Haji dan Umrah, Dahnil Anzar Simanjuntak, menjelaskan bahwa hampir 90 ribu kilogram daging dam akan didistribusikan melalui kerjasama dengan lembaga Adahi di Arab Saudi. Kebijakan ini mengikuti arahan Presiden Prabowo Subianto untuk memberikan perhatian lebih kepada warga Palestina.
“Distribusi daging-daging dam ini untuk masyarakat Palestina. Jadi, daging dam dari Indonesia yang jumlahnya hampir 90 ribu kilogram itu didistribusikan untuk saudara-saudara kita di Palestina,” ungkap Dahnil saat konferensi pers di Makkah.
Selain Palestina, sebagian daging dam juga akan disalurkan ke negara-negara Timur Tengah lainnya yang memerlukan bantuan pangan. Pemotongan dam di Tanah Suci dijadwalkan berlangsung mulai 10 Zulhijah, yang jatuh pada 27 Mei 2026.
Hingga saat ini, sebanyak 126.832 jemaah haji Indonesia telah membayar dam. Dari jumlah tersebut, 90.956 jemaah memilih pemotongan di Arab Saudi, sementara 32.691 jemaah memilih untuk memotong dam di Indonesia. Sebanyak 3.195 jemaah mengganti dam dengan puasa, dan 1.076 jemaah melaksanakan haji ifrad sehingga tidak wajib membayar dam.
Dahnil menambahkan bahwa transparansi dalam pengelolaan dam tahun ini jauh lebih baik dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Proses pemotongan dam akan diawasi langsung oleh perwakilan pemerintah dan media untuk memastikan keterbukaan dan akuntabilitas.
Dengan langkah ini, pemerintah berharap dapat memberikan manfaat sosial yang lebih luas melalui pelaksanaan ibadah haji, sekaligus menunjukkan komitmen Indonesia dalam menanggapi krisis kemanusiaan di Palestina.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan