Media Kampung – Ponorogo – Ribuan santri dan guru Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) unjuk gigi dalam pagelaran seni bertajuk Darussalam All Star Show (DASS) pada Sabtu malam (27/6/2026). Acara ini merupakan salah satu rangkaian peringatan 100 tahun berdirinya Gontor.
Salah satu pimpinan PMDG, K.H. Hasan Abdullah Sahal, mengungkapkan bahwa seluruh pertunjukan dalam DASS merupakan karya murni dari santri. Menurutnya, event ini tidak melibatkan event organizer dari luar. “Mulai penyelenggaraan, penampilan, dan fasilitas, semuanya 95-99 persen dari dalam PMDG,” jelasnya.
K.H. Hasan menambahkan bahwa pihaknya juga tidak meminta sumbangan dari organisasi, pabrik, atau kantor, dan tidak ada sponsor dari luar. Kesuksesan acara ini mengandalkan kebersamaan, pengorbanan, dan kesungguhan seluruh warga pondok.
DASS menampilkan lebih dari 1.000 santri yang mempersembahkan seni tari, musik, teater, dan pertunjukan visual. Acara ini digelar gratis untuk menghibur masyarakat umum. “Melalui penyelenggaraan DASS ini, tentu kita harus selalu mengingat Allah, bersyukur, dan bertambah ibadahnya karena Allah,” tegas K.H. Hasan.
Pagelaran ini menjadi bukti nyata bahwa pendidikan di Gontor tidak hanya berorientasi pada penguasaan ilmu pengetahuan, tetapi juga pembentukan karakter, kreativitas, kepemimpinan, serta kemampuan bekerja sama dalam bingkai nilai-nilai Islam.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.





Tinggalkan Balasan