Media Kampung – Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya menjadi saksi seruan untuk mengagungkan kualitas salat di bulan Muharram. Dalam khotbah Jumat, 26 Juni 2026, Khatib Drs. H. M. Taufiq AB menekankan bahwa bulan Muharram, salah satu dari empat bulan mulia dalam Islam, adalah momentum tepat untuk meningkatkan kualitas ibadah, khususnya salat.
Menurut Taufiq, salat merupakan amal pertama yang akan dihisab pada hari kiamat. Kualitas salat akan menentukan diterima atau tidaknya amal ibadah lainnya. “Kalau salat kita diterima dan baik kualitasnya sesuai standar yang diajarkan Rasulullah, maka seluruh amal kita akan ikut terangkat dan diterima. Sebaliknya, jika salat kita tidak memenuhi kriteria karena tidak kita agungkan, maka seluruh amal juga akan terpengaruh,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa tidak ada manusia yang memiliki ibadah sempurna. Oleh sebab itu, Rasulullah SAW menganjurkan umat Islam memperbanyak salat sunnah sebagai penyempurna kekurangan dalam salat wajib. Taufiq juga menekankan pentingnya menjaga kesempurnaan wudu dan melaksanakan salat dengan penuh kekhusyukan.
Dalam khotbahnya, Taufiq mencontohkan kecintaan Rasulullah SAW terhadap salat, termasuk kisah Bilal bin Rabah yang selalu mengumandangkan azan sehingga menghadirkan ketenangan bagi Rasulullah. Menurutnya, Rasulullah SAW selalu menjadikan salat sebagai tempat kembali ketika menghadapi berbagai persoalan hidup. Hal itu menunjukkan betapa agungnya kedudukan salat yang diwajibkan langsung oleh Allah SWT melalui peristiwa Isra Mikraj.
Taufiq mengkritisi kebiasaan sebagian umat Islam yang melaksanakan salat secara tergesa-gesa. Ia mengutip hadis Rasulullah SAW yang menyebut orang yang tidak menyempurnakan rukun dan tumaninah sebagai “pencuri salat” karena mengurangi hak ibadah yang seharusnya dilakukan dengan sempurna.
Menutup khotbahnya, Taufiq mengajak seluruh jamaah menjadikan Salat Jumat sebagai momentum mengevaluasi kualitas ibadah. Ia berharap setiap muslim terus memperbaiki kekhusyukan salat agar ketakwaan semakin meningkat dan seluruh amal mendapat rida Allah SWT.
Bulan Muharram juga dianjurkan untuk memperbanyak puasa sunnah, bersedekah, dan memperhatikan anak yatim serta fakir miskin. Semua amalan itu, menurut Taufiq, akan semakin bermakna jika dilandasi oleh salat yang berkualitas.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.





Tinggalkan Balasan