Media Kampung – Pemerintah Kabupaten Lebak terus mematangkan persiapan menghadapi Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Tingkat Provinsi Banten 2026. Salah satu strategi utama yang diusung adalah mengandalkan kafilah lokal atau putra-putri asli daerah untuk membawa nama baik Kabupaten Lebak di ajang bergengsi tersebut.
Wakil Bupati Lebak, Amir Hamzah, secara langsung memimpin kegiatan pembekalan dan pembinaan bagi para peserta yang digelar di Hotel Grand Keisha pada Jumat, 19 Juni 2026. Dalam arahannya, ia menegaskan bahwa pembinaan menjadi fondasi penting untuk membentuk kafilah yang tidak hanya unggul secara teknis dalam tilawah dan cabang lomba lainnya, tetapi juga memiliki mental kompetitif yang kuat saat bertanding.
“Kita harus bangga karena seluruh peserta MTQ yang mewakili Kabupaten Lebak merupakan putra-putri daerah. Selain itu, kualitas dan kemampuan di setiap cabang lomba harus terus ditingkatkan agar raihan prestasi tahun ini lebih baik dari sebelumnya,” ujar Amir Hamzah.
Pemerintah Kabupaten Lebak berkomitmen memberikan dukungan penuh selama masa persiapan, termasuk penyediaan fasilitas pembinaan. Dukungan ini diharapkan memberi ruang bagi peserta untuk fokus meningkatkan kemampuan teknis dan mental sebelum tampil di arena MTQ tingkat provinsi. Selain mengejar prestasi, ajang MTQ juga dipandang sebagai sarana mencetak generasi yang mampu menjadi duta syiar Islam di masyarakat. Oleh karena itu, pembinaan tidak hanya berorientasi pada kompetisi, tetapi juga penguatan karakter dan pemahaman nilai-nilai keagamaan.
Kegiatan pembekalan tersebut turut dihadiri Asisten Daerah III Bidang Administrasi Umum, Ketua Harian Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kabupaten Lebak, serta para pelatih yang akan mendampingi peserta selama masa persiapan hingga pelaksanaan lomba. Melalui persiapan yang dilakukan sejak dini, Pemkab Lebak berharap para peserta mampu tampil maksimal dan membawa hasil terbaik bagi daerah pada MTQ Provinsi Banten 2026.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.





Tinggalkan Balasan