Media Kampung – Presiden Jerman Frank-Walter Steinmeier mengapresiasi tinggi praktik toleransi beragama di Indonesia saat melakukan kunjungan kenegaraan ke Jakarta pada Senin (15/6). Dalam konferensi pers bersama Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Steinmeier menegaskan bahwa nilai toleransi menjadi salah satu pilar yang mempersatukan kedua negara.

Steinmeier mengungkapkan bahwa ini adalah kunjungannya yang keempat ke Indonesia. Menurutnya, frekuensi tersebut mencerminkan betapa strategisnya hubungan bilateral Indonesia-Jerman di tengah dinamika global yang penuh tantangan. Ia berharap diskusi dengan Presiden Prabowo dapat berlanjut dalam agenda-agenda selanjutnya, termasuk saat makan siang dan kunjungan ke Masjid Istiqlal serta Terowongan Persahabatan menuju Katedral Jakarta.

“Saya tahu dari kunjungan saya yang dulu bahwa toleransi agama sangat didukung dan dipelihara di negara ini. Dan itu merupakan satu pendirian yang juga menggabungkan kedua negara ini,” ujar Steinmeier. Ia juga menyampaikan terima kasih atas sambutan hangat dan pertukaran pikiran yang intensif.

Kunjungan Steinmeier ke Indonesia kali ini menegaskan komitmen Jerman untuk memperkuat kerja sama bilateral, terutama dalam isu-isu strategis seperti demokrasi, toleransi, dan perdamaian. Rencana kunjungan ke Masjid Istiqlal dan Katedral Jakarta menjadi simbol nyata penghargaan terhadap kerukunan umat beragama di Indonesia.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.