Media Kampung – Fase kepulangan jemaah haji Indonesia tengah berlangsung secara bertahap. Hingga Jumat, 5 Juni 2026, sebanyak 15.086 jemaah dan petugas haji telah tiba di Tanah Air. Data tersebut berasal dari 38 kelompok terbang (kloter) yang sudah mendarat dari total 44 kloter yang diberangkatkan dari Arab Saudi.
Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) mengingatkan seluruh jemaah untuk menjaga paspor dengan baik selama proses kepulangan. Paspor merupakan dokumen perjalanan yang sangat penting dan menjadi syarat utama dalam pemulangan jemaah dari Arab Saudi menuju Indonesia.
Juru Bicara Kemenhaj, Ichsan Marsha, menekankan bahwa kehilangan paspor dapat menghambat proses kepulangan dan memerlukan penanganan administratif tambahan. Jika terjadi kehilangan, jemaah diminta segera melapor kepada ketua kloter atau petugas haji untuk ditindaklanjuti sesuai prosedur.
Selain itu, Kemenhaj juga mengingatkan jemaah untuk mematuhi ketentuan bagasi penerbangan. Setiap jemaah hanya diperbolehkan membawa tas paspor, satu koper kabin maksimal 7 kilogram, dan satu koper bagasi maksimal 32 kilogram. Air zamzam tidak boleh dimasukkan ke dalam koper bagasi maupun koper kabin; setiap jemaah akan menerima air zamzam resmi sebanyak lima liter di debarkasi setelah tiba di Indonesia.
Sementara itu, untuk jemaah haji khusus, tercatat sebanyak 7.201 jemaah dan 346 petugas telah kembali ke Indonesia, sehingga total kepulangan jemaah dan petugas haji khusus mencapai 7.547 orang. Proses kepulangan masih berlangsung dengan pengawasan ketat dari Kemenhaj untuk memastikan kelancaran dan keamanan seluruh jemaah.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.




